UJOH BILANG – Pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan masih jadi atensi utama Pemkab Mahakam Ulu saat ini, guna mempercepat pembangunan sosial dan ekonomi. Dorongan penuh dari Tanaa Urip Kerimaan ini melalui berbagai kesempatan dengan Satuan Kerja Jalan Perbatasan Kaltim.
Progres hingga pengaspalan jalur rute Tering Long Bagun diperkirakan rampung akhir tahun ini. Hitamnya jalan aspal juga disertai pembangunan jembatan di dua sungai besar. Yakni, Jembatan Sungai Ratah dan Jembatan Sungai Long Melaham.
Hal tersebut diyakini tercapai oleh Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun dalam kesempatan usai rapat evaluasi dengan Satker Jalan Perbatasan Kaltim di Ruang Rapat Bappelitbangda kemarin (20/2).
Wabup menuturkan, sesuai laporan yang disampaikan satker, ada peningkatan pembangunan yang sedang berjalan dari Sungai Ratah sampai Ujoh Bilang. Targetnya hingga akhir Maret 2024 sudah aspal. “Namun ini bisa terlaksana bila cuaca mendukung. Jika tidak masalah, kemungkinan tahun ini bisa aspal semua dari Tering–Long Bagun,” sebutnya.
Meski demikian, pembangunan aspal hingga ke jantung ibu kota kabupaten termuda di Kaltim itu tidak serta-merta memangkas ketimpangan harga di perbatasan. Masih banyak rintangan harus dihadapi.
“Kalau sampai memangkas harga yang signifikan ya belum lah. Ini kan baru mulai tahap dari Tering ke sini (Long Bagun) kan banyak jembatan kecil belum bisa dilewati,” tambah Avun.
Dirinya juga ikut mendorong kontraktor untuk segera membawa material dan menyelesaikan masalah lahan, sehingga tahapan membangun tahun 2024 tidak ada kendala lagi.
“Masalah jalan ini kita butuh semua, baik pemerintah maupun perusahaan supaya jika ada yang bisa dipercepat kerjakan saja, tanpa menunggu pelepasan kawasan. Sambil proses pelepasan lahan antara perusahaan, satker dan kehutanan, sambil juga mengerjakan jalan. Mudah-mudahan ada pertemuan untuk masalah ini minggu depan di Samarinda,” pungkasnya. (*/sya/kri/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria