Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Upayakan Percepatan Kurikulum Merdeka di Kaltim

izak-Indra Zakaria • 2023-07-31 11:14:15
SIAPKAN SDM ANDAL: Kepala Disdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan (kiri) mendampingi Gubernur Kaltim Isran Noor saat penyerahan sertifikasi kompetensikepada perwakilan peserta didik SMK oleh LSP P1.Di akhir kegiatan, peserta Workshop Implementasi Percepatan K
SIAPKAN SDM ANDAL: Kepala Disdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan (kiri) mendampingi Gubernur Kaltim Isran Noor saat penyerahan sertifikasi kompetensikepada perwakilan peserta didik SMK oleh LSP P1.Di akhir kegiatan, peserta Workshop Implementasi Percepatan K

Sistem pembelajaran menggunakan Kurikulum Merdeka telah diberlakukan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sejak awal tahun. Penerapan sistem ini pun terus diupayakan seluruh daerah, termasuk Kaltim.

BALIKPAPAN–Mengacu hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, menggelar Workshop Implementasi Percepatan Kurikulum Merdeka bagi kepala sekolah jenjang SMK, Sabtu (29/7) malam. Agenda yang dilaksanakan di Hotel Gran Senyiur Balikpapan ini diikuti 216 kepala SMK se-Kaltim.

Ada pula penyerahan sertifikasi kompetensi bagi 21.640 peserta didik SMK oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P1).

“Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka merupakan salah satu upaya kami untuk percepatan peningkatan kompetisi,” ujar Kepala Disdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan.

Seperti diketahui, lanjut dia, Menteri Dikbudristek Nadiem Makarim telah menggalakkan Kurikulum Merdeka. Sebagai langkah untuk menyambut percepatan ini, Kaltim jadi salah satu daerah yang pertama kali menerapkan kurikulum ini untuk proses belajar mengajar, khususnya di tingkat SMK.

Dampak dari kurikulum ini pun, diakui Kurniawan, sangat positif. Mengingat, Kurikulum Merdeka ialah gabungan dari kurikulum terpraktis di luar negeri.

“Sudah terlihat hasilnya dari karya-karya yang diperlihatkan para siswa-siswi SMK. Harapannya, percepatan kurikulum ini bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Meski memang masih berada di kisaran 58 persen, dia menyebut, pihaknya bakal berupaya untuk menaikkan angka ini. Ke depan, pihaknya bakal menggelar pembekalan-pembekalan untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah. Sekaligus menyamakan konsep untuk proses pembelajaran di sekolah.

Turut hadir Gubernur Kaltim Isran Noor. Orang nomor satu di Pemprov Kaltim itu mengapresiasi agenda lokakarya yang digelar tersebut karena bermanfaat. Khususnya dalam meningkatkan kapasitas dan upaya meningkatkan percepatan Kurikulum Merdeka.

“Alhasil, banyak sekali karya yang diperlihatkan para siswa SMK, baik dari Balikpapan, Kutai Timur, Samarinda, Bontang, dan Berau. Ini sangat bagus,” kata Isran.

Dengan ini, sambungnya, perpindahan ibu kota ke Kaltim bukan masalah lagi. Sudah sepatutnya Kaltim mempersiapkan  sumber daya manusia (SDM) yang memadai, untuk menghadapi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Setelah melihat penyerahan sertifikasi kompetensi tadi, jumlahnya cukup besar, sekitar 80 persen dari total yakni 26.000 siswa SMK. Memang harus sejalan dengan perkembangan,” tuntasnya. (adv/er/k8)

 

OKTAVIA MEGARIA

oktaamega@gmail.com

 

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria
#kominfo