SAMARINDA- Terlahir di Samarinda, Sapta Guspiani terbilang malang melintang di dunia usaha. Bahkan, anak muda yang satu ini sangat dikenal di berbagai kalangan pemerintahan dan organisasi kepemudaan. Bagi Sapta, HUT RI ke-78 mestinya bermakna Kaltim makin sejahtera.
“Eranya kayu sudah lama berakhir, meski masih tetap masih ada perusahaan kayu beroperasi. Begitu juga minyak bumi, juga mulai menipis. Kini Kaltim masih mengandalkan sumber daya alam (SDA) batubara sebagai salah satu sumber pendapatan negara. Dari sektor perkebunan, kelapa sawit kini menjadi primadona bagi rakyat Kaltim,” ucap pria yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut.
Berbekal sumber SDA yang melimpah, lanjut dia, mestinya Kaltim bisa makin sejahtera. Minimal tergambar dari APBD Kaltim dan pemkab/kota yang melimpah. Namun, praktek lapangan ternyata Kaltim tidak mempunyai APBD yang besar untuk membangun seluruh daerah dengan cepat. Akhirnya, masih banyak jalan provinsi, bahkan jalan negara yang kondisinya jauh dari harapan.
“Saya kira, memang harus ada perhitungan yang diluruskan, sehingga Kaltim mendapat porsi APBD lebih besar. Tentu menjadi perjuangan besar Pemprov Kaltim, anggota DPR RI dapil Kaltim, serta DPRD Kaltim, bahkan DPRD kabupaten/kota. Satukan visi untuk memastikan pembangunan di Kaltim bergerak cepat, menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujar bacaleg DPRD Kaltim dari Partai Amanat Nasional untuk dapil Samarinda tersebut.
Tentang pengelolaan SDA, Sapta menjelaskan, mestinya negara terlibat secara langsung. Sehingga hasilnya bisa langsung berimplikasi untuk kepentingan pembangunan daerah. Hasil keuntungan bisa langsung disetor ke APBD Kaltim. Mungkin tinggal memaksimalkan peran perusda yang ada, agar Kaltim bisa ikut menikmati hasil SDA untuk kesejahteraan rakyat.
Jadi, lanjut dia, mestinya HUT RI ke-78 dan ulang tahun berikutnya bisa memberikan dampak besar bagi Kaltim dari sisi ekonomi. Uang masuk yang besar dari pusat, tentu ikut mendorong putaran ekonomi Kaltim. Terpenting, Kaltim juga harus mampu menarik investor untuk menunjang sektor ekonomi. UMKM harus terus dikembangkan untuk memastikan, perekonomian di menengah bawah berjalan dengan baik.
“Akhirnya selamat Hari Kemerdekaan RI ke-78. Semoga Indonesia makin jaya. Kaltim makin maju dan terus berkembang. Rakyat makin sejahtera, ekonomi Kaltim terus bergerak untuk kemakmuran rakyat,” ucap ayah dua anak ini. (adv/waz)
Nama: Sapta Guspiani
Istri: Sofiani Ningsih
Anak:
M Hamizan Alfatih
M Ammar Alfatih
Pendidikan:
- S1 teknik pertambangan umum
- S1 STIH Awang Long
Pengalaman organisasi
- Ketua Perbasasi Samarinda (2012-2020)
- pengurus KONI Samarinda
- pengurus KNPI Kaltim
- Ketua Ikatan Alumni Teknik Unmul
- Ketua LKBH
Karir
Komisaris PT Daya Karya Agung
Komisaris PT Mahakam Maritim Indonesia