Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Guru PAUD di PPU Akan Terima Gaji 13 dan THR

izak-Indra Zakaria • 2023-09-07 11:40:38
Photo
Photo

PENAJAM-Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar gebyar dan pekan olahraga seni (Porseni) taman kanak-kanak/pendidikan anak usia dini (TK/PAUD) formal se-PPU, di Aula Masjid Agung Al-Ikhlas di Jalan Propinsi, Km 8, Nipahnipah, Kecamatan Penajam, PPU, mulai Senin (4/9). Ketua IGTKI PPU Asniar Basrah mengatakan, kompetisi ini meningkatkan kualitas PAUD di era merdeka belajar terutama dalam hal seni, kreativitas dan untuk persiapan mengikuti ajang porseni tingkat nasional.

“Karena itu, ajang ini dijadikan wadah teman-teman guru untuk melatih, mengoreksi dan mengasah kemampuan yang tujuan ke depannya untuk pembelajaran anak-anak kami di TK,” ujar Asniah Basrah.

Ia mengatakan, pada ajang kompetisi ini ada tiga perlombaan, yaitu bermain sambil bernyanyi, membuat alat permainan edukatif, dan menyanyi lagu merdeka. Guru-guru peserta lomba porseni akan diberi penilaian oleh juri-juri dari provinsi, dan yang terpilih akan mewakili IGTKI PPU di porseni tingkat nasional. ”Untuk itu kami berharap kepada pemerintah kabupaten bisa mendukung kegiatan kami ini,” pintanya.

Di kesempatan sama, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU Alimuddin mengapresiasi guru-guru PAUD atas ide dan gagasan termasuk pengabdian,  utamanya banyak kegiatan yang telah dilakukan termasuk kegiatan ini. Ia juga menyampaikan bahwa IGTKI ini ke depannya akan dikembangkan secara bertahap. Terkait itu, ada beberapa intervensi sesuai saran dan arahan Bunda PAUD PPU Hj Satriyani Sirajudin Hamdam bahwa guru TK/PAUD akan mendapatkan gaji 13 atau tunjangan hari raya (THR) mulai tahun ini, dan menaikkan gaji PAUD melalui bantuan operasional sekolah (BOS) kinerja di tahun mendatang. “Di 2024 sudah masuk anggaran walau kenaikannya sedikit karena memang kemampuan keuangan daerah masih menyesuaikan. Mudah-mudahan ke depannya bisa kami tingkatkan lagi,”  ujarnya.

Sementara itu, Bunda PAUD PPU  Satriyani Sirajudin Hamdam dalam kesempatan yang sama, merasa terharu karena perjuangan sebagai Bunda PAUD sudah diapresiasi dengan baik oleh Disdikpora PPU. “Saya mengikuti para guru-guru PAUD untuk memperjuangkan hak-haknya khususnya guru tenaga harian lepas (THL). Perjuangan kami kepada pendidik PAUD sudah kami laksanakan walau belum sangat maksimal untuk saat ini, tapi saya tetap berharap kepada para pendidik untuk mensyukuri apa yang sudah diberikan oleh pemerintah, karena janji Allah jika kita mensyukuri maka nikmatnya akan ditambahkan,” katanya.

Bupati PPU Hamdam yang membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas kegiatan gebyar dan porseni yang diprakarsai oleh IGTKI PPU. ”Telah disampaikan pak kadis ternyata memang dukungan pemerintah terhadap kegiatan ini masih minim, bahkan bisa dikatakan belum ada sama sekali. Sehingga, saya bersepakat dengan pak kadis semestinya ini harus diberikan anggaran untuk di setiap kegiatan yang diselenggarakan dan saya izinkan untuk diperjuangan,” katanya. Hamdam juga berharap kepada para guru-guru TK dan PAUD bahwa ada tanggung jawab besar untuk menciptakan generasi emas untuk menuju Indonesia emas di tahun 2045. (far)

 

ARI ARIEF

ari.arief@kaltimpost.co.id

Editor : izak-Indra Zakaria