Beberapa orang ditembak di Universitas Morgan State di Baltimore, Amerika Serikat pada hari Selasa (3/10) malam, ketika polisi memperingatkan mahasiswa untuk berlindung di tempat karena ada "situasi penembak aktif".
Sedikitnya empat orang ditembak di Universitas Morgan State di Maryland tersebut, kata juru bicara kepolisian Baltimore, Vernon Davis. Kondisi para korban belum bisa dipastikan.
Kepolisian Baltimore memperingatkan publik tentang situasi penembak aktif di blok 1700 Argonne Drive, dekat Universitas Morgan State yang bersejarah bagi kaum kulit hitam ini, tepat setelah pukul 22.00 waktu setempat.
"Kami meminta semua orang untuk berlindung di tempat dan menghindari area tersebut," tulis departemen tersebut di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Kurang dari satu jam, departemen tersebut mengkonfirmasi bahwa ada beberapa korban dalam penembakan tersebut.
Tanpa memberi tahu pasti jumlah korban, dan mengatakan bahwa penduduk harus terus berlindung di tempat.
Menurut afiliasi CBS lokal, WJZ, penembak mungkin mulai menembak dari kamar asrama.
Sebuah gambar menunjukan jendela yang pecah dengan peluru, dan diposting oleh reporter WJZ.
Dikutip dari New York Post, polisi mengkonfirmasi jika benar jendela tersebut merupakan tempat dimana pria bersenjata itu menembak.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan informasi terbaru mengenai penembakan tersebut.(*)
Editor : izak-Indra Zakaria