Mengatasi hama tanaman atau yang termasuk dalam OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) dapat dilakukan dengan mengaplikasikan pestisida nabati.
Yakni pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya.
Pestisida nabati tergolong sebagai pestisida alami yang bahan bakunya dapat dengan mudah ditemukan di sekitar kita.
Beberapa ciri tanaman yang dapat digunakan sebagai pestisida umumnya memiliki aroma yang kuat, rasa pahit, tidak disukai serangga, dan bisa dipakai sebagai tanaman obat.
Dua tanaman yang akan dibahas dalam artikel ini untuk membuat pestisida nabati dan mengatasi OPT adalah daun sirsak dan daun mimba.
1. Daun Mimba
Daun mimba mengandung senyawa aktif azadirachtin, meliantriol dan salanin yang efektif sebagai antifeedant bagi serangga dan mencegah serangga mendekati tanaman.
Mimba juga memiliki spektrum yang luas sehingga mampu mengendalikan serangga bertubuh lunak dan jamur pada tahap preventif.
Berikut cara membuat pestisida dari daun mimba:
Cara 1 Bahan dan alat:
- 8 Kg daun mimba
- 6 Kg lengkuas
- 6 Kg serai
- 20 Kg detergen/sabun colek
- 80 Liter air
Cara pembuatan
Tumbuk halus daun mimba, serai dan lengkuas. Campurkan dengan detergen/ sabun colek lalu tambahkan 10 liter air dan diaduk hingga rata. Rendam selama 24 jam kemudian saring menggunakan kain halus.
Cara penggunaan
Larutan akhir diencerkan dengan 60 liter air. Lalu semprotkan pada tanaman. Dosis ini dapat menjangkau tanaman seluas 1 hektar dan menyasar OPT secara umum.
Cara 2 Bahan dan alat
- 1-2 Kg daun mimba
- Alat penumbuk/ blender
- Kain penutup
- Ember
- Sabun
- Alat penyaring
Cara pembuatan
Rajang daun mimba dan masukkan ke dalam ember. Tambahkan 2-4 liter air. Tutup ember dengan kain dan biarkan selama 3 hari lalu saring.
Cara penggunaan
Tambahkan 9 liter air untuk 1 liter larutan. Kemudian masukkan 100 Gram sabun dan aduk hingga rata.
Lalu semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang OPT. Sasaran OPT untuk pestisida ini adalah OPT secara umum.
2. Daun Sirsak
Sirsak mengandung senyawa tanin, fitosterol, ca-oksalat, dan alkaloid murisine. Selain itu daun sirsak juga bersifat sebagai insektisida, racun kontak, repellent dan penghambat makan hama.
Berikut cara membuat pestisida dari daun sirsak:
Bahan dan alat
- Ekstrak daun sirsak dari 50-100 lembar yang ditumbuk
- 15 Gram sabun/detergen
- Ember, pisau, dan alat penyaring
Cara pembuatan
Daun sirsak yang sudah ditumbuk halus dicampurkan dengan 5 liter air dan 16 gram deterjen atau sabun colek. Rendam selama semalaman lalu saring.
Cara penggunaan
Setiap 1 liter larutan dicampur dengan 10-15 liter air. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang hama trips pada pagi atau sore hari.
Pestisida nabati umumnya akan bekerja dengan cara merusak perkembangan telur, larva dan pupa; menghambat pergantian kulit; menyebabkan serangga menolak memakan tanaman; menghambat reproduksi serangga betina; dan menghambat patogen penyakit.
Keuntungan dari penggunaan pestisida nabati diantaranya dapat menciptakan lingkungan aman dari bahan kimia sehingga produk lebih segar, tidak menyebabkan residu dan tidak mencemar air serta tanah, bahkan pemakaian dengan dosis tinggi pun masih relatif aman.(*)
Editor : izak-Indra Zakaria