SAMARINDA–Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim melaksanakan bimbingan teknis penyelenggaraan informasi geospasial sesuai dengan prinsip satu data Indonesia, bertempat di Rock Meeting, Room Ibis Hotel Samarinda, Senin (6/11), 6–10 November.
Kepala Bidang Statistik Diskominfo Kaltim M Adrie Dirga Sagita mengatakan, tujuan bimtek ini untuk meningkatkan kapasitas serta keterampilan peserta dalam mengelola dan memanfaatkan informasi geospasial secara efektif.
"Salah satu poin yang ditekankan adalah implementasi prinsip satu data Indonesia. Prinsip ini menekankan pentingnya konsistensi, integritas, dan interoperabilitas data geospasial untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di berbagai sektor," ungkap Dirga.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal mengungkapkan, bimtek ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang geospasial, sehingga mampu mendukung perkembangan teknologi dan pengambilan keputusan yang cerdas sesuai dengan arah pembangunan nasional.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam mengelola informasi geospasial dengan mematuhi prinsip Satu Data Indonesia," ucap Faisal.
Dalam kesempatan tersebut, Faisal berkomitmen Diskominfo Kaltim akan terus mendukung pengembangan dan pemanfaatan informasi geospasial secara berkelanjutan untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi di bidang statistik khususnya di Kalimantan Timur.
"Terima kasih atas partisipasi aktif dan semangat berbagi ilmu. Mari bersama-sama mewujudkan pemanfaatan informasi geospasial yang efektif dan berkelanjutan untuk pembangunan daerah. Selamat mengikuti kegiatan ini, dan semoga menjadi tonggak positif bagi kemajuan kita bersama,” ujarnya.
Bimtek ini diikuti peserta Bidang Statistik Diskominfo Kaltim, akademisi dan akademisi Unmul Samarinda. Serta menghadirkan narasumber dari Badan Informasi Geospasial (BIG) Surveyor Pemetaan Pertama Syamsul Hadi ST MSi dan Dhaniswara Wiradharma SSi. (adv/diskoninfo/Rzk/ty/ind/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria