Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Toilet Miring, Jembatan Lapuk

rusli-Admin Sapos • 2019-01-08 13:43:40

SAMARINDA. Kondisi toilet umum di Dermaga Mahakam Ulu Jalan Gajah Mada, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota dipersoalkan warga. Kondisi toilet saat ini sangat membahayakan. Bangunannya miring dan rawan ambruk.
Warga sekitar dan para pengguna sarana transportasi sungai sangat cemas saat menggunakan toilet, karena tidak ada alternatif lain yang bisa digunakan di lokasi itu. “Kondisi ini sudah berlangsung lama, awalnya tidak semiring ini, namun bertambah parah sejak tiga bulan terakhir,” ujar Bayu (34), warga Pasar Pagi, Senin (7/1).
Ia mengatakan, warga maupun kru kapal kelotok yang bersandar serta mengambil penumpang di dermaga, sudah lama mengeluhkan kondisi toilet umum tersebut. Mereka khawatir jika tiba-tiba toilet mendadak roboh dan ada warga di dalamnya.
“Dilihat dari kondisinya memang sudah tidak layak lagi digunakan. Namun mau bagaimana lagi, tidak ada toilet lain di tempat ini. Harapan kami pemerintah segera turun tangan memperbaikinya,” jelasnya.
Selain toilet umum, warga juga meminta agar pemerintah memerhatikan kondisi jembatan penghubung dermaga. Jembatan yang belum pernah tersentuh perbaikan sejak tahun 1980-an itu tak kalah mengenaskan. Beberapa bagian jembatan mulai lapuk dan beberapa baut penghubung jembatan ada yang terlepas.
“Jika pemerintah mau serius dan memperbaiki kondisi dermaga ini, pasti semakin banyak warga yang menggunakan mode transpotasi air seperti dulu lagi,” jelas Bayu lagi.
Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda pada 2019 ini berencana melakukan perombakan total terhadap Dermaga Pasar Pagi. Secara keseluruhan total anggaran yang diperlukan untuk pembenahan, dalam perencanaan mencapai Rp 45 miliar.
Hal ini disampaikan Kepala Dishub Samarinda Ismansyah kepada harian ini beberapa waktu lalu. Isman—sapaan akrabnya--memastikan telah mengusulkan anggaran Rp 20 miliar dalam APBD Samarinda 2019. “Ya, sudah kami sepakati bersama Pak Wali (Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, Red) segera kita benahi Dermaga Pasar Pagi,” ujar Ismansyah.
Mantan kepala Bappeda Samarinda ini juga meyakini, perombakan Dermaga Pasar Pagi mampu memberikan perbaikan layanan terhadap penumpang kapal yang sering berlabuh di dermaga tersebut.
"Untuk membenahi dermaga memang tidak bisa langsung selesai dalam satu tahun. Karena perlu menyesuaikan kemampuan anggaran daerah, sehingga pengerjaan dalam dua tahapan," jelasnya.
Sehingga, lanjutnya, untuk sisa anggaran Rp 25 miliar akan diusulkan kembali dalam APBD murni 2020. "Kita upayakan pembenahan dermaga selalu masuk di setiap penganggaran," jelasnya. (kis/nin)

Editor : rusli-Admin Sapos