TENGGARONG. Sejak Rabu (14/8) kemarin, sebanyak 45 calon legislatif terpilih resmi menjadi anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), periode 2019-2024. Tepatnya setelah para wakil rakyat itu diambil sumpah jabatannya oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tenggarong, Didit Pambudi Widodo. Melalui rapat paripurna istimewa dipimpin Ketua DPRD Kukar periode 2014-2019, Salehuddin SFil.
“Melalui kesempatan ini, kami juga berpamitan kepada rekan-rekan maupun segenap masyarakat Kukar. Mohon maaf jika selama kami memimpin DPRD Kukar ini, masih ada berbagai kekurangan. Semoga itu nanti bisa diselesaikan anggota DPRD Kukar periode 2019-2024 yang dilantik hari ini,” ujar Salehuddin SFil ketika mempimpin rapat paripurna istimewa tersebut, didampingi kedua wakilnya, Supriyadi dan Rudiansyah.
Ya, sekadar informasi, Saleh --demikian akrab disapa-- juga terpilih lagi sebagai anggota legislatif di Pemilu 2019 tadi. Namun posisinya tidak lagi di DPRD Kukar, melainkan naik ke DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Setelah para dewan baru resmi dilantik, selanjutnya sidang paripurna juga menetapkan Abdul Rasid dari Partai Golkar, menjadi Ketua Sementara DPRD Kukar.
“Sekarang kami hanya bisa menetapkan Ketua Sementara DPRD Kukar, sedangkan untuk wakilnya, supaya ditindaklanjuti dalam kesempatan berikutnya. Karena dari jumlah perolehan kursi di DPRD Kukar, PDIP samadengan Partai Gerindra. Jadi musti dimusyawarahkan kedua pihak terkait, untuk menetapkan Wakil Ketua Sementara DPRD Kukar,” urai politisi Partai Golkar ini, lagi.
Rapat paripurna istimewa untuk melantik dan mengambil sumpah sebanyak 45 anggota DPRD Kukar baru tersebut, juga dihadiri sejumlah pejabat terkait. Seperti Bupati Edi Damansyah, Kapolres AKBP Anwar Haidar, Kasdim Mayor Inf Muhammad Edi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Darmowijoyo dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Muhammad Arifin. Juga Ketua DPRD Kaltim, HM Syahrun dan rekannya, HM Samsun.
“Terima kasih kepada Fraksi Partai Golkar telah memberi amanah kepada saya, selaku Ketua Sementara DPRD Kukar. Tugas menanti kami dalam waktu dekat adalah membentuk fraksi-fraksi, sampai nanti mengusulkan unsur pimpinan DPRD definitif. Setelah itulah dibentuk alat kelengkapan dewan dan sebagainya,” ujar Abdul Rasid, selaku Ketua Sementara DPRD Kukar.
Menurut data, diketahui dari sebanyak 45 wakil rakyat terpilih sebagai anggota DPRD Kukar itu, sebanyak 23 wajah baru. Sementara sisanya, yakni sebanyak 22 orang merupakan incumbent alias pejabat lawas. Kemudian, kini DPRD Kukar memiliki 7 anggota perempuan. Sedangkan periode sebelumnya, hanya ada 4 perempuan. Berkat kerja keras semua pihak , khususnya petugas keamanan dari Polres Kukar, Kodim Tenggarong serta Satpol PP, maka acara pelantikan wakil rakyat itu berlangsung lancar.
“Kami ucapkan selamat kepada anggota DPRD Kukar terpilih yang kini sudah diambil sumpahnya. Silakan segera melaksanakan tugas masing-masing. Karena kinerja dewan sudah ditunggu rakyat. Kemudian, pemerintah dan DPRD harus bekerjasama membangun daerah. Khususnya dalam membuat Perda dan pengelolaan aset serta penyerapan anggaran, sesuai undang-undang. Semoga sukses membangun dan memajukan Kukar ke depan,” kata Bupati Edi Damansyah ketika menyampaikan pidato mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor yang berhalangan hadir.(adv/idn/beb)