Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sabu dan Ineks Diblender

rusli-Admin Sapos • 2019-11-15 15:41:26

 

RAPAK INDAH. Kepala Aidil F Firdaus alias Daus terus menunduk ketika dikeler petugas BNNP Kaltim bersenjata lengkap ke lobi markas BNNP di Jalan Rapak Indah, Sungai Kunjang pukul 10.00 Wita, kemarin (14/11). 

Pria 19 tahun itu dihadapkan ke pejabat terkait di lingkungan Polresta Samarinda, serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda serta awak media yang diundang untuk menyaksikan pemusnahan 11 bungkus sabu seberat 1.027,39 gram serta 200 butir pil ineks seberat 83,18 gram milik Daus, bandar narkoba yang sempat masuk DPO BNNP.
Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Raja Haryono melalui Kabid Pemberantasan, AKBP Halomoan Tampubolon mengatakan, pemusnahan dilakukan berdasarkan hasil penindakan yang dilakukan pada 20 September 2019 lalu pukul 15.00 Wita di Jalan PM Noor, Kecamatan Sungai Pinang, tepatnya di simpang empat Sempaja.


"Barang bukti yang dimusnahkan itu adalah milik Daus dan tersangka lain yakni IW alias WN, yang tewas dalam penangkapan karena melakukan perlawanan dengan berusaha merebut senjata petugas," terang Tampubolon.
Daus yang terpaksa hanya seorang diri menjalani pemusnahan barang bukti, mendapat “kehormatan” memasukkan serta memblender sabu serta ineks miliknya.


"Saat penangkapan, ketika itu mobil yang dikemudian WN dengan penumpang tiga orang diantaranya dua wanita dan salah satunya adalah Daus, terperosok ke parit di simpang empat. Daus langsung lari dan bersembunyi di Kutai Timur (Kutim) selama satu bulan," beber Tampubolon.
Usai memusnahkan narkobanya sendiri, Daus menyampaikan rasa penyesalannya. Dia mengaku teringat dengan WN, komplotannya yang tewas karena kepala tertembus timah panas petugas. "Itu (sabu dan ineks) bukan punya saya," kilah Daus yang memilih banyak diam ketimbang menjawab pertanyaan wartawan.


Diwartakan sebelumnya, mobil yang dikemudikan Wawan dengan membawa 3 penumpang yakni Daus, Ike Siringge (23), istri Wawan, dan Mike Riske (20), istri Daus diburu petugas.
Wawan tertembak di bagian kepala karena berusaha melawan petugas yang hendak menangkapnya. Sempat menjalani perawatan medis di RSUD AW Sjahranie, Wawan akhirnya meregang nyawa.
Daus, Wawan, Ike dan Mike memang sudah menjadi target operasi BNNP Kaltim, karena beberapa kali menyelundupkan sabu ke wilayah Samarinda dari Kutim maupun sebaliknya.


Ketika membawa 11 bungkus sabu seberat 1 kg, dan 200 butir ineks dengan berat 83,18 gram, petugas lantas berusaha menghentikan laju mobilnya yang melintas di Jalan Wahid Hasyim, dari arah Simpang Lembuswana.
Wawan berusaha melawan ketika petugas memerintahkannya keluar dari mobil. Perintah itu tak diindahkannya dengan berusaha merampas pistol petugas. Dorrr! Wawan pun tertembak di kepala dan akhirnya tewas. Daus yang sempat kabur berhasil dibekuk petugas di desa Mukti Jaya SP IV, Kelurahan Rantau Pulung, Kabupaten Kutim, Selasa (22/10) lalu. (oke/nin)

Editor : rusli-Admin Sapos