SAMARINDA–Upaya menstabilkan inflasi terus dilakukan, salah satunya lewat operasi pasar murah. Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda merilis jadwal dan lokasi pelaksanaan operasi pasar murah. Agenda itu diperuntukkan semua kalangan untuk mendapatkan barang pokok penting (bapokting) dengan harga terjangkau (lihat infografis).
Kepala Disdag Samarinda Marnabas Patiroy menyebut, kegiatan operasi pasar bertujuan memperluas area distribusi bapokting. Dalam setiap gelaran pihaknya menggandeng para pelaku usaha retail modern untuk berpartisipasi. “Sejak awal kami minta agar memberikan harga yang lebih murah dari di toko-toko,” ucapnya.
Dia juga menggandeng Bulog Samarinda serta Perumda Varia Niaga untuk turut berpartisipasi menyediakan bahan-bahan pangan dengan harga terjangkau. Dia mengajak semua warga untuk dapat memanfaatkan momen tersebut, karena terbuka untuk semua kalangan. “Semua orang bisa berbelanja,” singkatnya.
Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan harga bapokting di Kota Tepian relatif normal jelang Ramadan. "Penting untuk disampaikan ke masyarakat bahwa tidak ada alasan bagi pedagang untuk menaikkan harga, karena stoknya cukup," tegasnya.
Dia menjelaskan, Pemkot Samarinda siap melakukan intervensi melalui operasi pasar jika ada pengusaha nakal yang menaikkan harga bapokting. Pihaknya juga rutin membagikan beras cadangan pangan pemerintah (CPP) dan menggelar operasi pasar murah untuk mengendalikan harga bapokting. "Pedagang tidak boleh ikut-ikut menaikkan harga, karena itu menyusahkan masyarakat," ujarnya.
Dia kembali menegaskan bahwa stok beras maupun bapokting lain sangat cukup. Dia juga mengingatkan pedagang berhati-hati, tidak menaikkan harga di luar ketentuan pemerintah. “Karena bisa membuat kegaduhan. Tim akan menelusuri, apalagi di saat stok beras cukup," pungkasnya. (dra/k8)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46