Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Stok Aman, Telur Lokal di Berau Lebih Mahal

Indra Zakaria • 2024-03-31 14:00:00
PANGAN: Stok telur diyakini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran. 
PANGAN: Stok telur diyakini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran. 

TANJUNG REDEB - Jelang Lebaran, kebutuhan telur meningkat. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau mengeklaim stok telur aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Analis Pasar Hasil Pertanian Muda DTPHP Berau, Widodo menyampaikan, produksi telur di Kabupaten Berau dapat memenuhi sekitar 60-70 persen kebutuhan masyarakat. Selebihnya didatangkan dari luar daerah.

Sementara harganya fluktuatif, bergantung hukum ekonomi. Biasanya tingginya permintaan tersebut mengakibatkan harga telur meningkat. 

Memang diakui dari sisi produksi telur relatif meningkat dari tahun ke tahun. Kebutuhan telur di Berau dinilai terus meningkat. Karena itu, para produsen tetap mendatangkan telur dari luar daerah, seperti Sulawesi dan Surabaya.  "Karena kebutuhan telur juga naik, makanya masih butuh telur dari luar daerah," katanya. 

Harga telur lokal saat ini mencapai Rp 60-65 ribu per piring. Ada perbedaan sekitar Rp 5 ribu dengan telur luar daerah yang lebih murah, yakni sekitar Rp 55-60 ribu per piring.

Saat ini stok telur di pasaran selalu ada. Peternak ungkap dia, sudah mengantisipasi jika ada hari-hari besar. Seperti Lebaran yang biasanya membutuhkan banyak telur untuk membuat kue. 

"Begitu juga dengan distributor, mereka pasti mengantisipasi kebutuhan menjelang hari tertentu kan permintaan naik. Secara umum inflasi kita terkendali disitu," jelasnya. 

Jumlah yang didatangkan distributor relatif tergantung situasi. Namun, mereka juga dinilai tanggap terkait keadaan di pasar seperti apa. Menjelang hari-hari besar akan didatangkan lebih banyak dari biasanya. 

Menurutnya, harga barang-barang naik saat Lebaran merupakan hal wajar. Namun, jangan sampai konsumen keberatan apalagi stoknya sampai tidak ada. Ditambah harganya tidak naik secara signifikan.

"Kemampuan telur lokal masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan, itu perlu ditunjang dari luar daerah," terangnya. (*/aja/kpg/kri/k16)

Editor : Indra Zakaria
#berau