Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Aspal Jalan Diganti, Sistem Buka Tutup di Mahkota II

Redaksi Sapos • 2024-06-06 12:53:50
DIASPAL SEBAGIAN. Mulai besok lintasan Jembatan Achmad Amins akan dibuka satu jalur saja. (DOK/SAPOS)
DIASPAL SEBAGIAN. Mulai besok lintasan Jembatan Achmad Amins akan dibuka satu jalur saja. (DOK/SAPOS)

Prokal.co, Memasuki pertengahan tahun, sejumlah infrastruktur kini tengah mendapatkan perbaikan. Seperti yang akan berjalan di Jembatan Achmad Amins atau yang pernah tenar disebut Jembatan Mahkota.

Infrastruktur yang menghubungkan warga Kecamatan Sambutan dan Palaran ini sudah lama tak mendapat perhatian. Bahkan lampu tematik yang dulunya menjadi daya tarik, kini sudah redup lantaran termakan usia sejak dibuka pada tahun 2017 lalu.

Namun belum lama ini Pemkot Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana melakukan penambahan lampu di jembatan sepanjang1.428 meter itu. Tak cukup itu saja, perbaikan pada aspal lintasan jembatan juga akan diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda. 

Untuk mendukung kegiatan tersebut, masyarakat diminta untuk mencari jalan alternatif agar tidak menghambat aktivitas. Melalui laman media sosial resminya saat ini telah diumumkan kepada masyarakat bahwa jembatan tersebut akan segera dikupas untuk digantikan aspal baru.

Untuk mengalihkan kendaraan, kini Dishub Kota Samarinda diminta untuk bersiaga agar lalu lintas masyarakat tetap berjalan dengan sistem buka tutup jembatan. Kepala Dishub Samarinda melalui Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan (LLJ) Didi Zulyani memastikan, kegiatan pemeliharaan jembatan akan terlaksana mulai besok hingga 27 Juli mendatang. 

Sehingga pihaknya diarahkan untuk menerapkan sistem buka tutup jembatan, untuk mendukung kelancaran kegiatan ini.

“Untuk sementara akan ada penutupan jalan. Jadi kami harapkan agar masyarakat bisa memaklumi dan mencari jalur alternatif lain, misal Jembatan Mahakam," terang Didi, Selasa (4/5).
Dia memastikan sejumlah personel akan diturunkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama jembatan ini masih buka tutup dalam 50 ke depan.

Hanya saja untuk kebutuhan personel yang dibutuhkan masih belum bisa ia beberkan, lantaran harus berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Samarinda selaku instansi teknis. “Kami tunggu hasil keputusan dari mereka, karena untuk saat ini kami belum mendapatkan kepastian,” pungkasnya. (hun/nha)

Editor : Indra Zakaria