Untuk mendukung kegiatan tersebut, masyarakat diminta untuk mencari jalan alternatif agar tidak menghambat aktivitas. Melalui laman media sosial resminya saat ini telah diumumkan kepada masyarakat bahwa jembatan tersebut akan segera dikupas untuk digantikan aspal baru.
Untuk mengalihkan kendaraan, kini Dishub Kota Samarinda diminta untuk bersiaga agar lalu lintas masyarakat tetap berjalan dengan sistem buka tutup jembatan. Kepala Dishub Samarinda melalui Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan (LLJ) Didi Zulyani memastikan, kegiatan pemeliharaan jembatan akan terlaksana mulai besok hingga 27 Juli mendatang.
Sehingga pihaknya diarahkan untuk menerapkan sistem buka tutup jembatan, untuk mendukung kelancaran kegiatan ini.
“Untuk sementara akan ada penutupan jalan. Jadi kami harapkan agar masyarakat bisa memaklumi dan mencari jalur alternatif lain, misal Jembatan Mahakam," terang Didi, Selasa (4/5).
Dia memastikan sejumlah personel akan diturunkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama jembatan ini masih buka tutup dalam 50 ke depan.
Hanya saja untuk kebutuhan personel yang dibutuhkan masih belum bisa ia beberkan, lantaran harus berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Samarinda selaku instansi teknis. “Kami tunggu hasil keputusan dari mereka, karena untuk saat ini kami belum mendapatkan kepastian,” pungkasnya. (hun/nha)