Kedelapan jukir liar di garuk petugas di Jalan Sebatik, Imam Bonjol, Arif Rahman Hakim hingga Jalan Ahmad Dahlan. Mereka kebanyakan beroperasi di pinggir jalan dan kini market. Diantara delapan jukir liar yang diamankan terdapat satu jukir yang sebelumnya sudah diberi pembinaan, namun tetap saja menjalankan aktivitasnya.
Semua jukir ini kemudian digiring menuju mobil dalmas yang disiapkan. Kabid Lalulintas Dishub Samarinda Didi Zulyani menjelaskan, target operasi jukir liar kali ini menyasar lokasi yang disinyalir terdapat aktivitas jukir liar. Kesemua jukir yang terjaring akan diberi pembinaan kembali dan di bawa ke Mapolresta Samarinda.
"Total ada delapan jukir liar yang terjaring operasi. Semua jukir akan diberi pembinaan," kata Didi.
Berkaitan sanksi, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian jika terjadi kerugian atau ketidaknyamanan yang dirasakan warga dengan kehadiran jukir liar tersebut.
"Misal ada pengrusakan atau tindak kriminalitas lainnya. Maka hal tersebut kami serahkan kepenegak hukum. Kami sebatas pengaturan parkirnya," ungkap Didi. Operasi jukir liar akan terus digeber hingga kota Samarinda bebas jukir liar.
Pihaknya meminta kepada pemilik usaha untuk mentaati aturan parkir sehingga tidak merugikan pengguna jalan lain. Pemilik usaha wajib menyiapkan lahan parkir. "Untuk pemilik usaha dimana ada jukir liar yang terjaring operasi kami panggil ke kantor. Nanti akan kami terangkan bagaimana aturan parkir tersebut," tukas Didi.(*)