TENGGARONG – Guna memenuhi pelayanan kesehatan yang merata di 193 desa, 44 kelurahan dari 20 kecamatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memastikan pelayanan kesehatan di seluruh tiga zona Kukar terpenuhi, yakni wilayah hulu, tengah dan pesisir. Dengan pemenuhan sarana kesehatan.
Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengaatakan wilayah Kukar sangat luas. Untuk itu pemerataan sarana kesehatan menjadi sangat penting, untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik pada masyarakat hingga yang terluar dan terjauh.
“Puskesmas itu harus ada di semua zona Kabupaten Kukar. Tentunya dengan kelengkapan baik sapras maupun tenaga kesehatannya,” sebut Rendi.
Sebagaimana diketahui, saat ini Pemkab Kukar tengah mengerjakan pembangunan RS Muara Badak yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2025. Meski begitu, Rendi juga merasa bahwa Kukar masih memerlukan satu unit RS lagi di wilayah hulu. Lantaran saat ini baru ada di Kecamatan Kota Bangun.
Meski belum ada perencanaan pembangunan RS di wilayah hulu, namun dalam waktu dekat Rendi mengatakan akan ada beberapa puskesmas yang akan diresmikan. Di sisi lain, Rendi juga menyadari bahwa saat ini pihaknya tengah menghadapi kendala kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor tenaga kesehatan (nakes). Sehingga hal tersebut akan menjadi prioritas Pemkab Kukar dalam waktu dekat.
“Untuk pemenuhan SDM nakes itu merupakan tugas kami, dan kami sedang berusaha memenuhi. Semoga masyarakat Kukar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” tegasnya. (adv/moe)
Editor : Indra Zakaria