SAMARINDA – Gencarnya dukungan kembali datang dari segala penjuru untuk pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji, Lewat acara deklarasi dukungan kemengan penuh disampaikan Tim Solata Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Asosiasi Pengusaha Minyak Kaltim di Lapangan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Minggu malam (27/10).
Tim Solata Kalimantan Timur (Kaltim) resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Seno Aji. Deklarasi dukungan ini digelar bersama Asosiasi Pengusaha Minyak Kaltim di Lapangan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Minggu malam (27/10).
Ketua Relawan Solata Kaltim Samarinda Seberang, Sem Karta, menyatakan dukungan penuh mereka kepada Rudy-Seno. “Kami menilai aspirasi yang kita inginkan sudah masuk dalam program-program yang diusung pasangan Rudy dan Seno, terutama dalam hal kesejahteraan dan pembangunan sumber daya manusia,” ucapnya.
Dikatakan Sem Karta, terutama lewat program GratisPol, yang menggratiskan pendidikan dari jenjang dasar hingga S3. Dia menilai program yang digagas pasangan Rudy dan Seno merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kaltim. “Kami yakin program ini dapat membawa kesejahteraan dengan memaksimaplkan potensi sumber daya alam yang ada,” imbuhnya.
Sementara itu, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa program GratisPol adalah bagian dari upaya mewujudkan “Kaltim Emas” sebuah era di mana masyarakat Kaltim sejahtera dengan memanfaatkan potensi besar provinsi tersebut. Rudy menegaskan, pemerintah akan berpihak pada rakyat dan memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa biaya.
“Semua yang diperlukan untuk masyarakat akan kita siapkan, dan itu gratis poll, artinya tidak dipungut biaya,” ungkap Rudy.
Acara ini juga dihadiri komunitas besar Toraja yang berdomisili di Samarinda Seberang. Rudy menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas dukungan hangat yang mereka berikan. Komunitas ini, lanjut Rudy, memerlukan jaminan keamanan dan kebebasan beribadah sesuai dengan kepercayaan mereka, sesuai dengan dasar negara Indonesia yang menjamin kebebasan beragama.(*)
Editor : Indra Zakaria