Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Krisis Keuangan OPD di Bontang: ASN Terlambat Gajian dan Terpaksa Pakai Paylater untuk Kebutuhan Sehari-hari

Faroq Zamzami • 2024-12-03 13:47:52
SABAR: Gaji ASN di Pemkot Bontang mengalami keterlambatan karena alokasi anggaran di sebagian besar OPD tidak cukup.
SABAR: Gaji ASN di Pemkot Bontang mengalami keterlambatan karena alokasi anggaran di sebagian besar OPD tidak cukup.

PROKAL.CO, Keterlambatan gaji menimpa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Biasanya, gaji ASN rutin dibayarkan pada tanggal 1 setiap bulan, namun hingga tanggal 3 Desember 2024, pembayaran belum diterima.

Salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya terjadi keterlambatan seperti ini. "Sampai sekarang belum ada kabar soal gaji," tuturnya.

Menurut informasi yang diterimanya, anggaran di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami defisit.

Akibatnya, pembayaran gaji ASN, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), harus tertunda.

“Biasanya staf golongan sarjana mendapatkan gaji sekitar 3–4 juta, di luar tunjangan perbaikan penghasilan (TPP),” ujarnya.

Namun, TPP baru akan cair pada tanggal 10 mendatang, sehingga ASN harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Beberapa ASN bahkan terpaksa menggunakan layanan paylater atau memanfaatkan saldo di aplikasi digital untuk membeli kebutuhan pokok. "Untuk makan, terpaksa pakai paylater," imbuhnya.

Penyebab dan Penanganan

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang, Soni Suwito, membenarkan adanya keterlambatan pembayaran gaji di beberapa OPD. Menurutnya, masalah ini muncul karena alokasi anggaran yang tidak mencukupi.

“Pembayaran gaji terlambat untuk OPD yang alokasinya tidak cukup. Kami targetkan gaji dapat dibayarkan pada Rabu (4/12/2024),” jelasnya.

Pergeseran anggaran saat ini sedang dilakukan sebagai solusi sementara. Salah satu penyebab defisit adalah kenaikan jumlah Pajak Penghasilan (PPh) yang baru diinformasikan pada November lalu. "PPh yang naik ini membuat alokasinya tidak cukup di sebagian besar OPD," terang Soni.

Semoga solusi pergeseran anggaran ini dapat segera terealisasi sehingga ASN di Bontang bisa menerima hak mereka tepat waktu dan kembali fokus menjalankan tugas pelayanan publik.

 

Editor : Faroq Zamzami
#bontang #asn #pemkot #gajian #kaltim #Telat #pppk