Mudyat Noor dan Abdul Waris Husain telah menjadi bupati dan wabup PPU terpilih. Kini keduanya menanti pelantikan.
PENAJAM - DPRD Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati PPU, Selasa (14/1/2025). Kegiatan itu dipimpin Ketua DPRD PPU Raup Muin dan dihadiri Penjabat (Pj) Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin. Hadir pula Wakil Bupati (Wabup) PPU Terpilih Abdul Waris Muin.
Dalam kegiatan itu, Raup membacakan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang dimenangkan oleh pasangan nomor urut satu, yakni Mudyat Noor dan Abdul Waris Muin. “Selanjutnya, penetapan ini akan kami sampaikan kepada Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) melalui Pj Gubernur Kaltim,” ujar Raup.
Zainal Arifin bersyukur tahapan demi tahapan Pilkada 2024 berjalan lancar dan aman. Ia memastikan proses transisi kepemimpinan daerah telah melalui komunikasi yang baik agar penerusnya bisa menjalankan program-program pemerintah demi kesejahteraan warga PPU.
“Kami komunikasikan sejauh mana program yang sudah berjalan. Kalau ada kekurangan, maka bupati dan wakil bupati terpilih akan melengkapinya,” katanya.
Menurutnya, tahapan selanjutnya yakni proses pelantikan. Di mana itu sesuai dengan jadwal yang ditentukan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pelantikan Kepala Daerah, dalam hal ini bupati dan walikota, pada 10 Februari 2025.
“Dalam waktu dekat kami akan menggelar sarasehan. Kami rencanakan kegiatannya di tempat wisata mangrove, biar lebih natural dan akrab,” bebernya.
Sementara itu, Abdul Waris Muin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya penetapan oleh DPRD PPU. Sehingga kini tinggal menunggu pelantikan. “Alhamdulillah, komunikasi dengan pemkab juga sudah berjalan baik,” katanya.
Ia menyebut, periode kepemimpinannya, yakni 2025-2030 akan mengutamakan merealisasikan visi-misi yang sudah disampaikan kepada masyarakat. “Kami akan merealisasikan pembangunan PPU yang lebih baik, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur,” pungkasnya. (ami/rd)
Editor : Indra Zakaria