Setelah melalui proses konstruksi intensif, Jembatan Bailey yang dibangun di Desa Busui, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser kini dapat digunakan oleh kendaraan roda dua. Sebelumnya, wilayah ini sempat terisolasi, menyebabkan kesulitan bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Paser, Asnawi, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan ini berjalan lancar dan sesuai dengan rencana yang ditetapkan.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya untuk mempercepat penyelesaian proyek agar jembatan dapat segera dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
“Progres pembangunan jembatan ini sangat menggembirakan, dan kami akan terus memastikan bahwa jembatan ini dapat segera dioperasikan untuk mendukung aktivitas warga,” ujar Asnawi.
Sebelumnya, akses di kawasan Batu Sopang terputus, yang sangat menyulitkan mobilitas penduduk setempat, termasuk distribusi barang dan hasil pertanian. Dengan hadirnya Jembatan Bailey, warga kini dapat lebih mudah bergerak, baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis.
Selain itu, jembatan ini diperkirakan akan memberikan dampak positif pada sektor ekonomi. Para petani dan pelaku usaha kecil yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam mendistribusikan barang mereka kini dapat melakukan aktivitas tersebut dengan lebih lancar. Diharapkan, ini akan mempercepat pemulihan ekonomi lokal dan memberikan peluang baru bagi masyarakat.
Rencananya, pada 24 Februari 2025, Jembatan Bailey akan dibuka untuk kendaraan roda empat. Pembukaan akses ini diharapkan dapat lebih meningkatkan mobilitas barang dan orang, serta memperlancar perekonomian di wilayah Batu Sopang secara keseluruhan.
Untuk memastikan kelancaran penggunaan jembatan, pemerintah Kabupaten Paser akan terus memantau pembangunan dan menyiapkan langkah-langkah pengamanan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat jembatan mulai digunakan untuk kendaraan roda empat.(ran/vie)
Editor : Indra Zakaria