LONDON – Harapan jagoan asal Manchester, Lerone Murphy, untuk melangkah ke perebutan sabuk juara kelas bulu harus terkubur dalam drama kontroversial di O2 Arena. Dalam laga yang digadang-gadang sebagai eliminasi penantang Alexander Volkanovski, Murphy dipaksa menelan kekalahan perdana dalam karier profesionalnya melalui keputusan majority decision dari juri.
Meski Movsar Evloev sempat mendapat pengurangan poin di ronde keempat akibat serangan terlarang (low blow) kedua, juri tetap memenangkan petarung Rusia tersebut dengan skor 48-46, 48-46, dan 47-47. Hasil ini membuat rekor tak terkalahkan Murphy terhenti di angka 17-1-1, sementara Evloev melesat sempurna menjadi 20-0.
Jalannya Laga: Teknis vs Ketangguhan
Murphy (34) sebenarnya tampil sangat taktis. Sempat lambat di awal, ia mulai menemukan ritme pada ronde kedua dan ketiga melalui pergerakan lincah dan serangan tajam yang membuat Evloev kesulitan melakukan takedown. Bahkan saat terjatuh ke matras, "The Miracle" menunjukkan pertahanan impresif untuk segera bangkit.
Namun, momentum sempat terhenti saat Evloev melepaskan serangan ke arah vital yang membuat Murphy mengerang kesakitan. Meski poin Evloev dipotong, petarung Rusia itu justru tampil dominan di dua ronde terakhir untuk memastikan kemenangan. Murphy, dengan sikap ksatria, mengakui ketangguhan lawannya pasca-laga.
"Pastikan Movsar mendapatkan perebutan gelar, dia pantas mendapatkannya," ujar Murphy dengan besar hati.(*)
Editor : Indra Zakaria