Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Aliran Air Tertahan di Drainase Utama

anggri-Radar Tarakan • 2019-04-09 10:38:12

TARAKAN – Belakangan ini Bumi Paguntaka –nama lain Kota Tarakan- diguyur hujan. Beberapa titik wilayah pun mengalami banjir. Termasuk di daerah RT 59, Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Anyar. Lantaran aliran air tidak mengalir sebagaimana mestinya, sehingga meluap ke badan jalan.

Dikatakan Ketua RT 59, Kelurahan Karang Anyar, Yunus Rompon Loto, beberapa hari lalu daerahnya ini tergenang air alias banjir. Maklum, aliran drainase ke pembuangan akhir, tepatnya di sungai Mulawarman tersumbat. Air pun meluap ke badan jalan.

“Jembatan yang di depan bandara, kalau dikerjakan otomatis airnya tidak tertahan. Apalagi kalau sampah menumpuk di situ, tidak bisa mengalir airnya,” jelasnya kepada Radar Tarakan, Senin (8/4).

Berkaca dari pengalaman sebelumnya, rumah warga sering digenangi air. Menghindari luapan air masuk ke dalam rumah, tak tanggung-tanggung warga pun membangun palang di depan pintu.

Sebelumnya warga setempat inisiatif melakukan swadaya pengadaan gorong-gorong. Namun apa daya, yang menjadi kendala adalah tersumbatnya aliran air di drainase utama ke pembuangan akhir.

“Kalau drainase di dekat jembatan sudah mantap, mungkin tidak banjir. Walaupun kita kasih lebih dalam satu sampai tiga meter lagi, tapi air tertampung semua di dalam karena air di jembatan tidak mengalir. Jadi airnya meluap ke badan jalan,” bebernya.

Dari warga setempat pun, kata Yunus, rutin gotong royong membersihkan drainase di sekitar rumah warga. Yunus pun berharap drainase ini sebaiknya segera dibersihkan. Sebab, meski di satu titik dibersihkan, sedangkan titik lainnya tidak dinormalisasikan, aliran air pun tetap tertahan. Melalui media ini, ia berharap ke pemerintah kota agar sekiranya dalam tahun ini ada pembenahan di daerah jembatan ini. (*/one/ash)

 

Editor : anggri-Radar Tarakan
#Hallo RT