Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Gadai Peduli sebagai Langkah Membantu Masyarakat

anggri-Radar Tarakan • 2020-09-04 09:53:32
LANCAR: Aktivitas pelayanan di PT Pegadaian, Jalan Yos Sudarso./Agung/radar Tarakan
LANCAR: Aktivitas pelayanan di PT Pegadaian, Jalan Yos Sudarso./Agung/radar Tarakan

Tarakan – PT Pegadaian telah membuka program relaksasi dan restrukturisasi angsuran untuk produk non gadai. Tidak hanya itu, sejak April lalu pihaknya kembali meluncurkan program baru yang bertajuk ‘Gadai Peduli’ untuk meringankan beban nasabah yang khusus diperuntukkan pengguna produk gadai konvensional maupun syariah.

Kepala Departemen Produk Gadai area Tarakan, Sigit menjelaskan, program yang paling utama di masa pandemi Covid-19 ini yang digagas pihaknya adalah Gadai Peduli,  yaitu melakukan gadai tanpa ada sewa modal tambahan selama tiga bulan, dan pinjamannya dimulai dari Rp 100 ribu sampai  dengan Rp 1 Juta. “Gadai Peduli ini, baik itu perhiasan maupun barang elektronik yang pinjamannya sampai dengan Rp 1 juta dan tidak ada sewa modal selama tiga bulan, hal ini dilakukan Pegadaian kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” jelasnya.

Untuk program Gadai Peduli sendiri, saat ini sudah berjalan selama sekitar lima bulan yang dimulai dari April 2020. Saat ini akan terus berjalan sampai akhir tahun. Karena wabah ini berlangsungnya sangat lama.

Sigit mengakui dengan adanya program Gadai Peduli ini, antusias masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut sangat banyak. Apalagi banyak warga yang memiliki barang tetapi tidak memiliki modal untuk usaha sehingga melakukan penggadaian.

Selain itu, jenis barang yang paling banyak dilakukan penggadaian oleh masyarakat yaitu perhiasan emas. Sejauh ini, untuk barang yang digadaikan 95 persen seluruhnya emas perhiasan.

Saat ini harga emas sudah mengalami kenaikan secara bersamaan seluruh dunia, sehingga nasabah yang menggadai pinjamannya akan lebih besar dari pada saat periode April, Mei dan Juni. “Karena adanya kenaikan nilai emas yang cukup signifikan untuk jenis emas 24 karat. Sedangkan untuk logam mulia sendiri harganya sudah di atas Rp 1 juta untuk kisarannya, walaupun setiap hari ada perubahan dan setiap harinya di angka 1 juta juga per gramnya,” ungkapnya.

Tetapi kalau untuk emas perhiasan, karena harga gadai yang selalu di bawah harga jual-beli dan ditetapkan di harga sekitar Rp 800 ribu per gramnya untuk emas 24 karat.

“Bahkan sejak adanya pandemi banyak warga yang lebih memilih untuk melakukan pembelian emas, dengan adanya pandemi ini bisa dikatakan sebagai anomali, yang biasanya adanya kondisi pandemi justru banyak yang menjual tetapi tahun awal tahun ini justru banyak yang membeli,” tuturnya.

“Mungkin efek psikologisnya. Harga emas sendiri semakin lama semakin naik, jadi orang yang merasa berkecukupan lebih memilih untuk menginvestasikan uangnya untuk membeli emas batangan, karena emas logam mulia ini sebagai penyimpanan aset,” lanjutnya.

Tercatat total harga mulia tunai dan kredit sudah mencapai sekitar 10 kilogram emas yang terjual di seluruh wilayah Kaltara. Sedangkan di Kota Tarakan mencapai 2 kilogram. Sigit memprediksi jumlah ini akan selalu meningkat, di samping itu pihak Pegadaian selalu memiliki promo-promo untuk nasabah yang membeli logam mulia secara kredit, yang potongannya mencapai 7.500 per gramnya. (agg/ash)

Editor : anggri-Radar Tarakan