Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jumat Agung, Jemaat Diingatkan Tujuh Perkataan Salib

anggri-Radar Tarakan • 2021-04-02 12:09:11
ELIAZAR/RADAR TARAKAN
 MERENUNGKAN : Suasana jemaat Gereja Anglikan Indonesia Tarakan merenungkan kematian Yesus di kayu salib. 
ELIAZAR/RADAR TARAKAN MERENUNGKAN : Suasana jemaat Gereja Anglikan Indonesia Tarakan merenungkan kematian Yesus di kayu salib. 

TARAKAN- Jumat Agung merupakan momentum bagi umat Nasrani mengingat kembali akan kematian Yesus Kristus di kayu salib. Hampir semua gereja di seluruh dunia akan melakukan ibadah, untuk merayakan Jumat Agung. Suasana ibadah Jumat Agung pun berlangsung dengan penuh khidmat, di Gereja Anglikan Indonesia (GAI) Tarakan. Ibadah berlangsung dari pukul 09.00 WITA dan diikuti 105 jemaat. 

Gembala Sidang Gereja Anglikan Indonesia, Reverend (Rev) Jakobus mengatakan, dalam momentum Jumat Agung tahun ini, para jemaat diingatkan dan diminta untuk merenungkan kembali tujuh perkataan Yesus di atas kayu salib. Di dalam tujuh perkataan salib, mengajarkan agar umat Nasrani untuk mengasihi, menghormati orangtua. 

“Ini menggambarkan bukan hanya hubungan kita dengan Tuhan, namun juga hubungan dengan sesama,” Katanya. 

Bahkan dari tujuh perkataan salib, salah satu perkataan Yesus saat itu adalah ‘sudah selesai’. Dengan perkataan itu, menjadi tanda pengorbanan sudah selesai dan dosa manusia sudah diampuni. “Nanti Paskah baru kita akan merayakan kebangkitannya,” ungkap Rev Jakobus. 

Meski masih merayakan Jumat Agung dalam massa pendemi, namun tidak mengurangi antusias jemaat untuk beribadah. Namun dari pihak gereja juga sekaligus membuat siaran langsung, guna jemaat yang hanya beribadah dari rumah saja. “Jemaat sangat antusias sekali dan ini hal yang membangkitkan semangat,” pungkasnya. (zar)

Editor : anggri-Radar Tarakan