Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Klaim Aktif Gunakan Graha Pemuda

anggri-Radar Tarakan • 2021-10-25 12:56:36
INT
INT

TARAKAN - Meski pemerintah secara rutin menggelontorkan bantuan anggaran setiap tahun kepada Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kaltara, namun dalam beberapa tahun terakhir sebagian masyarakat menilai KNPI belum maksimal dalam menjalankan kegiatannya di masyarakat.

Apalagi, fasilitas gedung yang diberikan di setiap daerah, tidak jarang menjadi bangunan yang hampir tidak termanfaatkan. Menanggapi hal tersebut, Ketua KNPI Kota Tarakan, Erik Hendrawan mengakui jika aktivitas serta pemanfataan fasilitas kurang maksimal. Namun menurutnya, sejauh ini KNPI Tarakan cukup aktif dalam memfasilitasi berbagai kegiatan organisasi kepemudaan (OKP) serta melakukan kegiatan sosial.

"Pertama, kalau dikatakan Graha Pemuda khususnya di Kota Tarakan tidak berfungsi secara maksimal, memang ada beberapa penyebab hal itu terjadi. Kedua, kalau dibilang tidak difungsikan sepertinya kurang tepat juga. Alhamdulillah selama ini teman-teman OKP dan komunitas itu memiliki kegiatan di gedung Graha Pemuda," ujarnya (24/10).

"Cuma memang harus diakui ada kekurangan di berbagai sisi, sampai hari ini kami masih mencari jalan agar gedung itu mendapat maintenance agar lebih layak digunakan untuk kegiatan kepemudaan," sambungnya.

Kendati begitu, menurutnya masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan KNPI ke depannya guna memaksimalkan fasilitas yang ada. Termasuk terus mengevaluasi kinerja dan berani melakukan inovasi.

"Di sana ada kegiatan latihan menari, ada kegiatan kontes, acara seni dan masih banyak lagi. Walaupun memang situasinya terbatas, dan fasilitas yang ada pun, boleh dikatakan saat ini cukup minim," terangnya.

"Saat ini kami juga masih meminta petunjuk dari Dinas Pariwisata yang saat ini mengelola gedung, kita sudah tempatkan orang untuk menjaga kebersihan. Memang sumber daya yang kami miliki juga sangat minim, itulah kenapa upaya yang kami lakukan belum maksimal," sambungnya.

Dibeberkannya, selama ini tidak sedikit kegiatan KNPI Kota Tarakan yang luput dari pemberitaan lantaran pihaknya tidak memprioritaskan publikasi. Menurutnya, hal tersebut tidak memberikan poin tambahan bagi KNPI sendiri.

"Tapi walau begitu Graha Pemuda di Tarakan cukup aktif. Kebetulan besok itu kan ada pertandingan tenis, yang diselenggarakan dalam menyambut HUT Kaltara,” terangnya. "Cuma memang kurang terpublikasi. Yang jelas bulan ini kemungkinan akan banyak pemberitaan tentang KNPI karena momen ini kan juga menjelang Hari Sumpah Pemuda," tukasnya.

"Memang KNPI tahun ini baru bisa melaksanakan kegiatan terbatas yang terlihat langsung baru sebatas kontes cupang, kemudian ada beberapa agenda kecil kami yang memang tidak terpublis. Karena memang sifat kepengurusan hari ini, kita tidak dalam posisi ingin show kekuatan, show agenda, yang penting setiap OKP sudah merasakan langsung sentuhan KNPI," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kaltara, Komarudin S.Kom, M.H mengakui, pandemi Covid-19 menjadi faktor utama terkendalanya segala kegiatan yang direncanakan. Meski begitu, ia menegaskan KNPI Kaltara tentunya juga memerlukan dukungan pemerintah agar dapat lebih memaksimalkan kegiatan yang ada. "Jadi sebenarnya sebelum pandemi Covid-19 kami (KNPI) cukup banyak melakukan kegiatan. Tapi setelah masuknya pandemi Covid-19 akhirnya kegiatan kita longgarkan untuk mencegah penularan," tuturnya.

"Apalagi saat ini berlanjut PPKM dan sebagainya, itulah yang menjadi faktor pertimbangan. Walaupun bagaimana pun, menjelang hari sumpah pemuda, kami mengupayakan agar kegiatan dapat diaktifkan kembali," tuturnya.

"Jadi yang pertama, kalau untuk di daerah itu merupakan kewenangan teman-teman pengurus DPD KNPI, di tingkat II. Dalam upaya memberdayakan gedung yang sudah dibangun. Kalau di provinsi, kebetulan kami memiliki gedung. Sehingga untuk fasilitas yang ada di daerah, kami berikan wewenang sepenuhnya kepada teman-teman di daerah," ucapnya.

"KNPI ini kan juga sulit berjalan tanpa adanya dukungan dan support dari pemerintah. Oleh karena itu, melihat kondisi hari ini, bagaimana saya tetap mendorong kepada teman-teman di daerah, agar tetap berinovasi dan selalu aktif melakukan kegiatan yang bersifat sosial," tuturnya.

Sementara itu, keberadaan KNPI di Nunukan, dipastikan masih eksis hingga saat ini. Bahkan, Graha Pemuda KNPI di Nunukan terbilang masih digunakan, untuk sejumlah kegiatan. Itu membuktikan, KNPI Nunukan masih bersinar hingga saat ini.

Itu ditegaskan Ketua KNPI Nunukan, Tamara Moriska kepada Radar Tarakan. Dirinya mengaku, kegiatan kepemudaan di Nunukan masih sering dilakukan, bahkan masih banyak yang eksis melaksanakan kegiatan. Misalnya seperti Graha Pemuda KNPI, diklaim masih sering digunakan untuk melaksanakan kegiatan oleh OKP.

“Ya, gedung KNPI Nunukan tetap masih sering digunakan, bukan tidak difungsikan. Tapi, perlu diketahui gedung KNPI saat ini telah diserahkan ke Disparpora, seluruh pengelolaan gedung KNPI di bawah naungan Disparpora,” ungkap Tamara.

Sementara itu, berbicara soal kepengurusan KNPI Nunukan, sisa menunggu pelaksanaan musda dari provinsi. Untuk di KNPI Nunukan, sebenarnya siap melaksanakan musda. Hanya saja, musda dilaksanakan sesuai kewenangan dari KNPI Kaltara, bahkan telah membentuk tim.

“Informasi terakhir, musda tidak dilaksanakan karena kendala Covid-19, ada pembatasan untuk melaksanakan orang banyak kan. Kemungkinan dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan lagi,” tambah Tamara.

Terkait musda, memang diakui Tamara, sejauh ini juga telah ditunjuk koordinator pelaksanaan musda. “Jadi, bagaimana nasib KNPI Nunukan sebenarnya, tergantung KNPI Kaltara juga, seperti kapan akan dilaksanakannya musda dan sebagainya,” beber Tamara.

Di tempat berbeda, Jubir Pemkab Nunukan, Hasan Basri mengatakan, sejauh ini organisasi KNPI memang jarang mengajukan kegiatan. Namun, Pemkab Nunukan komitmen membantu kegiatan kepemudaan apalagi yang dilakukan organisasi KNPI yang sesungguhnya mengumpulkan para pemuda se-Nunukan.

Di mata pemerintah, peran pemuda sangatlah strategis. Saat masih pemuda, semangat sedang tinggi-tingginya, pemuda juga bagian dari masyarakat yang bisa memotret kegiatan di masyarakat, memantau kegiatan masyarakat, apa yang kurang di masyarakat, apa yang perlu dilakukan, maka pemuda tahu bagaimana kegiatan yang harus dilakukan untuk memajukan daerahnya.

“Tentu pemerintah berharap para pemuda khususnya di Nunukan bisa saling bersinergi untuk mengumpulkan energi, agar bisa membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Seperti yang kami sampaikan, peran pemuda sangat strategis, mereka bagian dari masyarakat, sehingga pasti mengetahui apa saja yang menjadi perhatian untuk daerahnya,” harap Hasan.

“Mereka hanya perlu berkolaborasi, kemudian bersatu dan memberikan ide kepada pemerintah, ataupun ikut berpartisipasi dalam pembangunan di pemerintah daerah tentunya,” tambah Hasan mengakhiri. (*/zac/raw/eza)

 

Editor : anggri-Radar Tarakan