TARAKAN – Sebanyak 70 tim ikut meramaikan lomba mancing Fishing Tournament Wali Kota Cup 2021 yang digelar di perairan pulau Sadau, Tarakan kemarin. Satu tim terdiri dari 4 orang. Peserta tak hanya dari Tarakan tapi juga dari Bulungan.
Ketua Panitia Fishing Tournament Wali Kota Cup 2021, Achmad Hizri Rizal mengatakan, peserta lomba di luar dugaan. Sebab, selain dari Tarakan, peserta juga dari Desa Salimbatu dan Sekatak, Bulungan.
"Kita start lomba itu dari jam 8 pagi kembali jam 4 sore. Terus kita tutup penimbangan itu jam 5 sore," ungkap Rizal.
Pemenang lomba peserta yang memiliki hasil tangkap terberat. Namun tidak semua jenis ikan yang masuk penilaian, kecuali ikan merah, ikan tompel atau rebanu, ikan merah bambangan, ikan putih, kerapu, senangin dan ikan arut.
"Kategori lain ada ikan campuran dan jackpot (ikan size terbesar). Untuk menilainya panitia juga turun ke lokasi lomba. Jadi setiap ada peserta yang nempel (petahu) kita pisah. Karena kecurangannya itu perahu berteman saling melempar ikan (hasil tangkapan)," ungkapnya.
"Kami juga dibantu KSOP, Basarnas dan Polairud. Kalau umpannya itu kita dasaran misalnya udang, ikan, cacing, punpun. Tidak boleh umpan tiruan. Peserta yang strike juga harus memvideokannya. Kalau tidak maka hasil tangkapannya didiskualifikasi,” sambungnya.
Hasilnya, juara I hingga 3 merupakan peserta dari Tarakan. Rizal berharap lomba memancing ini dapat menjadi agenda tahunan.
"Rencananya kita maunya lomba ini bisa dilaksanakan secara tahunan,"pungkasnya.(*/zac/ana)
Editor : anggri-Radar Tarakan