Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Satu PDP Meninggal Dunia

uki-Berau Post • Senin, 18 Mei 2020 - 03:04 WIB
Ilustrasi/Internet
Ilustrasi/Internet

TANJUNG SELOR – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara Agust Suwandy, kembali merilis adanya satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia pada Jumat (15/5), sekitar pukul 20.30 Wita. 

Dikatakannya, pasien dengan inisial Pw (50) itu, memang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. Pasien juga sudah dua kali diambil sampel untuk swab test, namun pihaknya belum menerima hasil dari laboratorium di Jakarta. Yang pasti, selain terkonfirmasi Covid-19, pasien juga didiagnosis mengidap kanker nasofaring.

“Karena meninggal dengan status PDP, maka proses pemakamannya sesuai dengan protokol Covid-19,” katanya saat menggelar pers rilis kemarin (16/5).

Selain melaporkan satu PDP meninggal dunia, Agust juga membeber kasus terkonfirmasi positif di Kaltara bertambah 12 orang. Sehingga, dari 141 yang sebelumnya dinyatakan positif, kemarin bertambah menjadi 153 orang.

Dia merincikan, 12 pasien yang baru dinyatakan positif tersebut, tersebar di empat kabupaten/kota. Yakni dua orang asal Nunukan dengan inisial Ars (40) dan Mrl (68). Lima orang dari Mailnau dengan inisial Rvs (16), Ees (24), Hrm (35), Jar (11), serta Mc (47).

Sementara di Kota Tarakan, turut bertambah dua pasien positif Covid-19 dengan inisial Rk (23) dan Mdr (8). Terakhir, tiga orang dari Kabupaten Tana Tidung (KTT) dengan inisial Yas (26), Mh (26) dan Im (32).

Selain bertambah, Agust juga membeber data pasien yang sudah dinyatakan sembuh. Yakni tiga pasien dari Nunukan dengan inisial Sb (66), SPY (57) dan Shm (35). Serta tiga pasien dari Kabupaten Malinau dengan inisial Hb (68), Fk ( 34), dan Yy (46).

“Total yang dinyatakan sembuh sudah 29 orang,” terangnya.

Tambahan Positif di Tarakan dari Klaster Gowa

Dua tambahan positif Covid-19 di Tarakan, terkonfirmasi dari klaster Gowa. Bahkan keduanya diduga telah melakukan kontak erat dengan keluarganya.

Dengan tambahan dua kasus positif tersebut, kini sudah ada 38 pasien di Tarakan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Hasil pelacakan, dia pasien 37 dan 38 satu rumah dengan pasien 31. Pasien ini OTG (Orang Tanpa Gejala),” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr Devi Ika Indriarti, Sabtu (16/5).

Ditambahkan, dua keluarga pasien yang terkonfirmasi positif tersebut sudah dikarantina di SMP 1 Tarakan dan isolasi di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT). Nantinya, yang dikarantina di SMP 1 Tarakan akan dipindahkan ke RSUKT.

“Yang positif ini keduanya laki-laki berumur 8 dan 23 tahun. Untuk anggota keluarganya yang lain, belum keluar hasil swab-nya,” katanya.

Sementara itu jumlah PDP di Tarakan kini sebanyak 10 orang. Satu di antaranya sudah menerima hasil swab negatif dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya (BBLK). Ditambah lagi 4 orang PDP yang meninggal dunia, hasil swab dinyatakan negatif. “Jadi hari ini bertambah satu PDP dan sudah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan,” ungkapnya.

Untuk jumlah kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Tarakan sebanyak 509 orang. Terdiri dari, 164 orang dilakukan pemantauan oleh petugas puskesmas di wilayah masing-masing, dan 345 orang dinyatakan sehat usai menjalani pemantauan oleh petugas puskesmas. “Yang dinyatakan sehat juga mendapat surat keterangan sehat dari puskesmas,” imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Devi, jumlah kumulatif Orang Tanpa Gejala (OTG) di Tarakan sebanyak 451 orang. Terdiri dari yang sedang dilakukan pemantauan sebanyak 229 orang dan selesai dilakukan pemantauan sebanyak 222 orang. (*/mts/*/sas/udi)

 

Dewan Pers menilai berita ini melanggar kode etik jurnalistik, sehingga kami melakukan ralat dengan mengakomodir hak jawab pihak keluarga PDP yang meninggal dunia dengan negatif corona. https://rakyatkaltara.prokal.co/read/news/20733-satu-pdp-meninggal-negatif-corona.html

Editor : uki-Berau Post
#kesehatan