TARAKAN – Sebelum diberangkatkan untuk penugasan sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Puncak Jaya, Papua. Sebanyak 450 personel Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 613 Raja Alam kembali dilakukan pemeriksaan dan kesiapan.
Segala persiapan hingga perlengkapan persenjataan pun dicek Tim Riksiapops Mabes TNI, yang dipimpin oleh Asisten Operasional (Asops) Panglima TNI, Mayjen TNI Tiopan Aritonang.
“Atas nama Panglima TNI, saya menyatakan Satgas Batalyon Yonif Raider 613 Raja Alam siap melaksanakan operasi, berangkat dengan kehormatan, pulang dengan kebanggaan,” ucap Tiopan, kemarin (31/3).
Menurutnya, tugas sebagai Satgas Pamtas merupakan suatu kehormatan. Bahkan tidak semua prajurit mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan tugas operasi. “Setiap prajurit harus mendedikasikan diri dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Laksanakan tugas secara professional, dengan memahami tugas pokok yang sudah diberikan. Dengan berpedoman kepada petunjuk maupun protap yang berlaku,” ungkap Tiopan.
Tiopan mengimbau, personel yang akan diberangkatkan agar mengutamakan keselamatan, keamanaan maupun materiil selama operasi. Tanpa mengorbankan pertimbangan taktis di lapangan. Juga diminta selalu menjaga kehormatan satuan Kodam VI Mulawarman serta TNI. “Tunjukkan jati diri sebagai prajurit-prajurit TNI,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Korem 092 Maharajalila, Brigjen TNI Suratno menyatakan, sudah melakukan apel gelar perlengkapan dan pengarahan kepada komandan tim. Diperkirakan, pada 10 April mendatang sekitar 450 personel akan langsung diberangkatkan ke Puncak Jaya, Papua.
“Kalau jumlah (personel) pastinya yang diberangkatkan belum tahu. Kan nanti diberangkatkan dengan kapal. Kalau pasukan sudah siap," bebernya.
Sutarno juga memastikan, material yang dimiliki personel Yonif Raider 613 Raja Alam sudah terpenuhi. Kesiapan personel yang akan diberangkatkan mencapai 98 persen. “Hanya 2 persen saja dari luar. Seperti tenaga medis, dokter dan perwira,” imbuhnya.
Menurutnya, tugas personel di daerah rawan akan ditempatkan selama 9 bulan. Suratno juga berpesan, kepada personel untuk selalu waspada dan menjaga kekompakan. "Dekatkan diri juga kepada Allah. Jaga persatuan dan kesatuan,” harapnya. (sas/uno)
Editor : uki-Berau Post