NUNUKAN – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Nunukan sudah diterapkan sejak pertengahan Oktober lalu, baik tingkat SD hingga SMA. Namun, berjalannya PTM pun masih perlu dievaluasi.
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltara akan lakukan evaluasi, bagi para pelajar untuk menekan sebaran wabah Corona Virusdisease 19. Juru Bicara Satgas Covid-19 Nunukan Aris Suyono mengatakan, evaluasi terhadap berlangsungnya PTM di sejumlah sekolah dilakukan dalam waktu dekat dengan sistem acak.
“Kita belum tahu, apakah hanya SMA sederajat atau tingkat sekolah di bawah itu. Yang lakukan evaluasi Satgas Covid-19 Kaltara, dalam seminggu atau dua minggu ini realisasinya,” terang Aris, Jumat (5/11).
Sejak PTM diberlakukan, belum ada laporan terkait adanya gangguan atau kasus pelajar dengan suhu tubuh di atas 38 derajat. Meski PTM berlangsung aman dan lancar, Satgas Covid-19 Nunukan tetap meminta semua pihak menjalankan prosedur protokol kesehatan (Prokes).
“Kami berharap prokes tak kendur. Dengan ketaatan masyarakat, kita bisa menekan sebaran wabah Covid-19,” ujarnya. Dari peta sebaran Covid-19 Nunukan, saat ini kasus lokal sudah sangat turun bahkan sudah di level rendah.
Tercatat positivity rate Nunukan berada di angka 0,95 persen dalam dua minggu terakhir. “Status kita berada di level yang memang secara aturan lebih longgar ketimbang level 3. Sejumlah tempat umum dibuka, dengan pembatasan tidak boleh melebihi 75 persen. Tetap disiplin prokes demi keamanan dan kenyamanan kita semua,” harapnya.
Aris membantah, akumulasi kasus Covid-19 kembali naik sejak ditemukan 16 deportan dari Malaysia terkonfirmasi positif. Para pasien tersebut langsung dilokalisir ke Rusunawa dan tidak berkontak dengan masyarakat. Sehingga kasus Covid-19 di Nunukan bisa ditekan.
“Saat ini tersisa 8 pasien di RSUD Nunukan. Sebanyak 6 orang akan di follow up hari ini (kemarin, Red) semoga hasilnya negatif,” imbuhnya.
Hingga 4 November 2021, Satgas mencatat akumulasi kasus Covid-19 di Nunukan sebanyak 6.213 kasus. Sebanyak 6.053 pasien sembuh dan kasus meninggal dunia akibat Covid-19 137 pasien. (*/lik/*/viq/uno)
Editor : uki-Berau Post