Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Berbagi Kunci Sukses Jadi Pengusaha

uki-Berau Post • 2023-10-23 18:53:33
KIAT PELAKU UMKM: Bupati Bulungan Syarwani (batik) mendampingi Helmy Yahya melihat produk pelaku UMKM saat Seminar UMKM di Kantor Bupati, Minggu (22/10).
KIAT PELAKU UMKM: Bupati Bulungan Syarwani (batik) mendampingi Helmy Yahya melihat produk pelaku UMKM saat Seminar UMKM di Kantor Bupati, Minggu (22/10).

TANJUNG SELOR - Dengan penuh antusias, ratusan peserta yang mayoritas para pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) mengikuti seminar bisnis. Dengan narasumber ternama Helmy Yahya, di Ruang Tenguyun Kantor Bupati Bulungan, Minggu (22/10).

Diawali dengan sharing session oleh dr Maharani Ayu, yang merupakan entrepreneur lokal Kaltara sekaligus pemilik klinik kecantikan, Ayysthetic Skin and Laser di Tanjung Selor. Helmy mengungkapkan, ada tiga kunci kesuksesan menjadi pengusaha. Termasuk bagi pelaku UMKM. Yakni, kreatif, kerja keras dan pantang menyerah.

Kreatif, menurut Helmy, menjadi pengusaha harus berpikiran beda dan emiliki banyak ide. Pengusaha harus berpikir out of the box. “Beda sedikit lebih baik, dari pada lebih baik. Artinya, jangan berpikiran sama, tak perlu harus lebih baik. Tapi beda itu lebih baik, daripada lebih baik. Hal yang beda, itu yang menarik orang,” ungkap presenter gaek yang dikenal dengan Kuis Siapa Berani itu.

Kunci kedua, lanjut pria yang pernah menjabat sebagai direktur utama TVRI itu, adalah kerja keras. Menjadi pengusaha sukses, harus mau kerja keras. Ada quotes menarik disampaikan Helmy Yahya. Orang sukses tidak santai, orang santai tidak sukses. Artinya, tidak ada orang sukses yang bekerja dengan santai. Begitu pula sebaliknya, tidak ada orang yang terlalu santai bisa sukses.

Terakhir, pengusaha harus kuat dan pantang menyerah. Berdasar pengalaman, kata pria 60 tahun itu, tidak semua berjalan mulus. Mengalami kerugian, dibohongi orang, jatuh bangun itu hal biasa. Kalau mau sukses, jangan sampai saat jatuh langsung menyerah.

“Tapi harus kuat, pantang penyerah. Itu kunci jadi sukses,” pesan Helmy. Menurut dia, salah satu penyebab kegagalan dalam berbisnis atau melakukan usaha, yaitu salah menganalisa diri. Dalam membuka usaha, jika ingin berkembang baik, menurut Helmy, harus dilakukan dengan berkolaborasi, tidak bisa hanya sendirian.

Berkaitan personel branding sangat penting bagi pelaku usaha. Bahkan bukan hanya di dunia bisnis saja. Sebagai salah satu membangun kepercayaan kostumer maupun klien, personel branding diperlukan bagi pegawai pemerintah maupun pelaku politik.

“Percayalah, orang yang sukses dalam bidang apapun adalah orang yang terpilih. Kita harus jadi orang yang terpilih itu,” ujar Helmy.

Personal branding terbentuk dari sejumlah poin, mencakup prestasi, tingkat pendidikan, penampilan, peristensi, dan integritas. Personal branding harus dibangun atas keahlian yang dimiliki. “Sukses dibentuk dari kesungguhan. Tidak ada tempat untuk yang setengah-setengah,” imbuhnya.

Tak kalah penting bagi Helmy, rahasia personal branding adalah konektivitas. Kemampuan yang dimiliki haruslah diketahui dan tersampaikan pada oleh orang banyak.

Di tempat yang sama, Bupati Bulungan Syarwani menyempatkan hadir dalam acara Seminar UMKM tersebut. “Ini sangat luar biasa. Bsa saya katakan sebagai sejarah. Untuk pertama kalinya seminar UMKM dengan nara sumber nasional,” tutur Syarwani.

Syarwani mengakui, ini kesempatan langka bagi para pelaku UMKM. Diharapkan kesempatan mendapatkan ilmu ini benar-benar dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM di Bulungan.

“Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Ada ribuan pelaku UMKM di Bulungan, dengan berbagai bidang usaha. Ini yang ikut, hanya sebagiannya saja,” ungkap Bupati.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen dan support bagi pelaku UMKM. Bahkan, memfasilitasi kredit dibawah KUR sebesar 4 persen yang merupakan subsidi APBD Bulungan. (uno2)

Editor : uki-Berau Post
#ekonomi