TANJUNG SELOR – Panitia Seleksi Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara tahun anggaran 2023, telah merilis pengumuman pelaksanaan seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Bulungan.
Pengumuman dengan Nomor:800.1.2.2/2110/BKPSDM-VI/2023 yang ditandatangani secara elektronik oleh Ketua Panitia Seleksi Pengadaan Pegawai ASN 2023, yang juga Sekretaris Kabupaten Bulungan Risdianto, dikeluarkan. Untuk menindaklanjuti surat Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Nomor 10134/B-KS.04,01/SD/E/2023 tanggal 3 November 2023, tentang Penyampaian Jadwal Seleksi Kompetensi Dasar CPNS dan/atau Seleksi Kompetensi PPPK Tahun 2023.
Dalam pengumuman tersebut, Panitia Seleksi menyampaikan sejumlah hal. Di antaranya, jadwal dan lokasi pelaksanaan seleksi, peserta seleksi ketentuan kelulusan seleksi kompetensi, ketentuan pelaksanaan seleksi kompetensi dan hal-hal teknis lainnya.
Dikatakan Risdianto, lokasi pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK di lingkup Pemkab Kabupaten dilakukan di Laboratorium CAT Bulungan. Dengan jadwal 21-27 November mendatang.
“Terdapat 3 pelamar yang memilih pada 3 titik lokasi seleksi kompetensi di luar Kaltara. Yakni, masing-masing di BKN Pusat, Jakarta, Palangkaraya dan Makassar,” ungkap Risdianto, belum lama ini.
Untuk keterangan lebih lanjut, Risdianto meminta para calon peserta seleksi CASN dapat melihat pada link: bit.ly/jadwalselkombulungan2023. Sesuai hasil seleksi administrasi, ada 872 peserta yang memenuhi syarat mengikuti seleksi kompetensi.
“Terdiri dari, 350 peserta formasi guru, 339 pelamar formasi tenaga kesehatan dan 183 peserta formasi tenaga teknis,” sebut Risdianto.
Sebelumnya, diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan Nurdiana, tahun ini Pemkab Bulungan membuka penerimaan ratusan formasi PPPK.
Dari 332 formasi yang diusulkan, Pemkab Bulungan mendapatkan kuota sebanyak 320 orang. Ada pelaksanaan rekrutmen CASN 2023. Rinciannya, 78 tenaga teknis, 142 tenaga kesehatan, dan 100 guru.
Dia juga mengatakan, penetapan kuota ini sebagaimana kebijakan dari pusat. Bahwa fokus utama akan diberikan pada pelayanan dasar, dengan formasi guru dan tenaga kesehatan. Sehingga formasi itu menjadi yang paling banyak tersedia.
“Tak hanya itu, sesuai arahan Pemerintah Pusat juga, kebijakan rekrutmen ini akan memberi kesempatan bagi talenta digital dan data scientist,” tuturnya.
Sesuai tahapannya, setelah pendaftaran, seleksi administrasi nanti ada masa sanggah. Kemudian seleksi kompetensi, hingga usulan penetapan NI (nomor induk) PPPK yang dijadwalkan pada Januari-Februari 2024. (uno2)
Editor : izak-Indra Zakaria