PEMADAMAN MANUAL: Warga melalukan pemadan secara manual menggunakan ember.
Sebanyak 14 bangunan rumah di RT 009 dan 010 Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Bulungan ludes terbakar, Senin (13/5) sekitar pukul 15.36 Wita.
Salah seorang warga Long Beluah, Melki menyatakan bahwa tidak ada armada pemadam kebakaran (damkar) yang dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kebakaran. "Petugas ada. Tetapi, armada damkar rusak," kata Melki kepada Radar Kaltara melalui sambungan telpon, Senin (13/5).
Alhasil, proses pemadaman hanya bisa dilakukan secara manual, yakni dengan menggunakan ember. Namun, karena angin kuat dan bahan bangunan rumah yang terbuat dari konstruksi kayu sehingga api dengan mudah meluas ke beberapa rumah warga. "Rumah orang tua saya terbakar juga," ungkapnya.
Menurutnya, kebakaran ini merupakan yang terbesar yang pernah terjadi di desa tersebut. Hal ini disebabkan karena rumah warga yang berdekatan satu sama lain dan bahan bangunan rumah yang mudah terbakar.
"Banyak rumah penduduk dengan bahan bangunan kayu yang mudah terbakar," bebernya. Sementara itu, Camat Tanjung Palas Barat, Zakaria saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini, petugas masih melakukan pendataan.
"Saya tidak mengetahui secara pasti kapan kejadian ini terjadi. Saya posisi di Tanjung Selor. Sampai disini (Long Beluah) api sudah padam," kata Zakaria
Kebakaran baru berhasil dikuasai sekitar 17.30 Wita. Total ada 14 rumah milik warga ludes terbakar. Sementara, 4 rumah ikut terdampak. "Enam rumah terpaksa dirusak," ungkapnya.
Pengrusakan itu dilakukan untuk mengantisipasi api meluar ke rumah milik warga lainnya. Untuk penyebabnya, belum dapati dipastikan karena masih dalam proses penyelidikan. "Saya belum tahu, karena masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.
Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Agus Nugraha melalui Kasi Humas Polresta Bulungan Ipda Magdalena Lawai mengaku belum mengatahui secara pasti penyebab kebakaran. Saat ini, petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan mendapatkan informasi yang lebih detail terkait kejadian tersebut.
"Dalam proses penyelidikan, informasi dan keterangan dari masyarakat sangat dibutuhkan," bebernya.
Oleh karena itu, kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya. "Kami juga akan melakukan investigasi secara cermat untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran," pungkasnya. (jai/har)