Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usai Gempa di Filipina, Jalur Penyeberangan Internasional Nunukan-Tawau Kembali Normal

R
INTERNASIONAL : Kondisi dermaga Feri di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan yang melayani rute Nunukan- Tawau dan sebaliknya.
INTERNASIONAL : Kondisi dermaga Feri di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan yang melayani rute Nunukan- Tawau dan sebaliknya.

Advertisement

PROKAL.CO- Aktivitas transportasi laut internasional yang menghubungkan Nunukan, Indonesia dengan Tawau, Malaysia, resmi dibuka kembali sejak Senin kemarin. Pembukaan ini dilakukan setelah otoritas terkait mencabut peringatan dini potensi tsunami yang sempat diterbitkan pasca-insiden gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang kawasan Mindanao, Filipina.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Nunukan, Ahmad Kosasi, mengonfirmasi bahwa layanan penyeberangan lintas negara ini telah beroperasi secara normal. Keputusan mengaktifkan kembali jalur ini diambil seketika setelah pihak KSOP menerima surat pemberitahuan resmi dari pengelola Terminal Feri Tawau yang menyatakan situasi pesisir pantai sudah aman dan kondusif untuk pelayaran.

"Dengan demikian, layanan penyeberangan internasional dapat kembali berjalan seperti biasa. Peringatan tsunami telah dicabut oleh otoritas Malaysia. Oleh karena itu, operasional pelabuhan di Tawau kembali dibuka dan pelayanan penyeberangan dapat dilaksanakan kembali," terang Ahmad Kosasi.

Advertisement

Sebelumnya, pengelola Terminal Feri Tawau terpaksa menangguhkan seluruh aktivitas operasional di dermaga dan jeti menyusul adanya lampu kuning dari Badan Meteorologi Malaysia (MET Malaysia). Penghentian sementara ini sempat diberlakukan hingga tengah hari sebagai langkah preventif demi menjaga keselamatan para petugas dan calon penumpang di kawasan perbatasan maritim tersebut.

Begitu evaluasi berkala dari MET Malaysia menyatakan ancaman tsunami berakhir, roda operasional pelabuhan langsung berputar kembali. Sebanyak empat armada kapal feri langsung diterjunkan untuk melayani rute internasional tersebut dengan jadwal keberangkatan perdana yang dimulai sejak pukul 13.00 WITA.

Pihak KSOP Nunukan mengimbau kepada seluruh calon penumpang agar dapat datang lebih awal ke pelabuhan guna kelancaran proses pemeriksaan dokumen keimigrasian. Guna menjamin keamanan jangka panjang di wilayah perbatasan, otoritas keselamatan maritim kedua negara menegaskan akan terus memperketat koordinasi dan rutin memantau perkembangan cuaca serta aktivitas seismik di kawasan pasifik.(*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Target Tuntas 2028: Jalan Krayan–Malinau Siap Dobrak Keterisolasian Perbatasan Kaltara

Target Tuntas 2028: Jalan Krayan–Malinau Siap Dobrak Keterisolasian Perbatasan Kaltara

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri saat meninjau langsung wilayah Krayan terkait rencana peningkatan jalan Krayan-Malinau. PEMKAB NUNUKAN

Rp 32 Triliun Demi Jalan Perbatasan Malinau-Nunukan, Mendagri Tito Karnavian Targetkan Tuntas 2029

Rp 32 Triliun Demi Jalan Perbatasan Malinau-Nunukan, Mendagri Tito Karnavian Targetkan Tuntas 2029

Mendagri RI sekaligus Kepala BNPP, Jenderal (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., (tengah). FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN

Pria 49 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Eks Lokalisasi Harapan Sadar Nunukan, Diduga Karena Ini...

Pria 49 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Eks Lokalisasi Harapan Sadar Nunukan, Diduga Karena Ini...

Pria 49 Tahun Ditemukan Meninggal di Eks Lokalisasi Harapan Sadar Nunukan, Diduga Akibat Sakit

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer