Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menembus Keterbatasan di Bumi Benuanta: 2.094 Anak Bulungan Berjuang Kembali ke Bangku Sekolah

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Bupati Bulungan, Syarwani saat meninjau pelaksanaan TKA di SDN 001 Tanjung Selor.
Bupati Bulungan, Syarwani saat meninjau pelaksanaan TKA di SDN 001 Tanjung Selor.

Advertisement

 
TANJUNG SELOR — Persoalan akses pendidikan dasar masih menjadi tantangan mendasar di Kabupaten Bulungan. Berdasarkan data terbaru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan per awal November 2026, tercatat sebanyak 2.094 anak masuk dalam kategori Anak Tidak Sekolah (ATS). Jumlah tersebut mencakup anak-anak yang belum pernah mengenyam pendidikan formal, mengalami putus sekolah, hingga terhenti tanpa melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Meski angka ini terbilang tinggi, Disdikbud Bulungan mencatat adanya tren penurunan yang cukup signifikan. Sebelumnya, data awal menunjukkan angka ATS mencapai 2.999 anak. Penurunan berkisar 905 anak tersebut tercapai setelah dilakukannya intervensi bersama antara pemerintah desa, pihak sekolah, dan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bulungan, Setim Jalung, mengungkapkan bahwa akar masalah utama yang menyebabkan ribuan anak terputus dari bangku sekolah sangat kompleks dan dinamis.

Advertisement

"Ada beberapa faktor dominan yang menyebabkan anak-anak tidak melanjutkan pendidikan, di antaranya dorongan ekonomi untuk bekerja membantu orang tua serta tingginya maraknya pernikahan dini," ujar Setim pada Senin (2/11/2026).

Menanggapi fenomena tersebut, Disdikbud Bulungan mendorong solusi komprehensif agar hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi, baik melalui pemulihan ke sekolah formal maupun pengalihan ke jalur pendidikan kesetaraan seperti Program Paket A, B, dan C. Penanganan tidak sekadar berbasis pengumpulan angka, melainkan pelacakan langsung atas kondisi sosial-ekonomi tiap keluarga terdampak.

Sebagai langkah konkret penguatan validasi di lapangan, Disdikbud Bulungan telah menggelar pelatihan khusus bagi para operator desa dan sekolah. Keterlibatan aparat tingkat paling bawah ini dinilai vital untuk melacak keberadaan anak-anak yang belum pernah terdata dalam sistem pendidikan formal serta kelompok masyarakat yang sering berpindah tempat tinggal (nomadik).

Advertisement

Guna mengunci keakuratan sasaran, Disdikbud Bulungan menjalin sinergi ketat dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan. Integrasi basis data kependudukan ini menjadi kompas utama dalam menelusuri domisili dan keberadaan fisik anak-anak yang rentan kehilangan kesempatan belajar.

"Persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh dinas pendidikan sendirian. Diperlukan komitmen bersama dari pemerintah desa, lingkungan sekolah, keluarga, hingga kesadaran masyarakat luas agar tidak ada lagi anak di Bulungan yang tertinggal dalam meraih cita-citanya," tegas Setim. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Jalan Mantap di Bulungan Mulus Tembus 1.072 Kilometer

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Jalan Mantap di Bulungan Mulus Tembus 1.072 Kilometer

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Jalan Mantap di Bulungan Mulus Tembus 1.072 Kilometer TANJUNG SELOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan men

Melesat Paling Kencang di Kaltara: Ekonomi Bulungan Tumbuh Meroket 10,62 Persen

Melesat Paling Kencang di Kaltara: Ekonomi Bulungan Tumbuh Meroket 10,62 Persen

Melesat Paling Kencang di Kaltara: Ekonomi Bulungan Tumbuh Meroket 10,62 Persen TANJUNG SELOR — Perekonomian Kabupaten Bulungan mencatatkan

Disperta Bulungan Tertibkan Legalitas Kebun dan Genjot Potensi Kakao, Kementan Kucurkan Bantuan

Disperta Bulungan Tertibkan Legalitas Kebun dan Genjot Potensi Kakao, Kementan Kucurkan Bantuan

Bupati Bulungan Syarwani meninjau tanaman kakao saat melihat langsung potensi pengembangan komoditas perkebunan di Bulungan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer