Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kian Meresahkan, Kemunculan Buaya Muara di Sungai Kumai Dekati Pasar dan Pelabuhan TPI

R
Ilustrasi buaya. (AI)
Ilustrasi buaya. (AI)

Advertisement

PANGKALAN BUN – Kemunculan beberapa ekor buaya muara di perairan Sungai Kumai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, kian memicu keresahan warga setempat. Merespons ancaman keselamatan tersebut, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Kalimantan Tengah bersama Polsek Kumai bergerak cepat mengeluarkan imbauan kewaspadaan tingkat tinggi kepada masyarakat.

Langkah antisipasi ini diambil setelah terpantau adanya lebih dari satu ekor buaya yang nekat mendekati area padat aktivitas warga. Beberapa titik rawan yang menjadi lokasi kemunculan predator tersebut di antaranya adalah kawasan sekitar Pelabuhan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kumai dan Pasar Cempaka Kumai. Sebagai bentuk peringatan dini, petugas gabungan telah memasang sejumlah spanduk larangan dan peringatan di titik-titik krusial, termasuk di dekat dermaga keberangkatan menuju Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Kumai.

Pranata dari BPSPL KKP Kalimantan Tengah, Prio Sambodo, menjelaskan bahwa meski Sungai Kumai merupakan habitat asli satwa tersebut, kehadiran mereka kali ini terbilang lebih berisiko karena posisinya yang semakin dekat dengan pemukiman di sepanjang bantaran sungai. Berdasarkan laporan dari warga, salah satu buaya bahkan diketahui sudah lama bersarang di bawah struktur bangunan Pelabuhan TPI.

Advertisement

Guna menghindari terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar, pihak BPSPL mengimbau keras agar warga menghentikan sementara aktivitas di dalam air seperti berenang atau memancing, terutama di lokasi-lokasi sepi dan minim penerangan saat malam hari. Selain itu, para pedagang dan nelayan juga diminta dengan sangat untuk tidak membuang sampah sisa bongkar muat ikan ke aliran sungai, sebab tumpukan limbah organik tersebut diduga kuat menjadi magnet yang mengundang buaya untuk terus mendekat ke tepian perairan. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bermain Air di Pantai Perusda Bunyu, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia Diserang Buaya

Bermain Air di Pantai Perusda Bunyu, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia Diserang Buaya

Bermain Air di Pantai Perusda Bunyu, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia Diserang Buaya

Bu Haji di Paser Diterkam Hewan Misterius Saat Mandi, Paha Robek 12 Jahitan

Bu Haji di Paser Diterkam Hewan Misterius Saat Mandi, Paha Robek 12 Jahitan

Petang Mencekam di Sungai Khotib: IRT di Paser Diterkam Hewan Misterius Saat Mandi, Paha Robek 12 Jahitan! PASER — Aktivitas mandi sore di S

Bantu Ambil Kepiting di Pintu Tambak, Pria 46 Tahun di Tana Tidung Tewas Dilumat Buaya

Bantu Ambil Kepiting di Pintu Tambak, Pria 46 Tahun di Tana Tidung Tewas Dilumat Buaya

Bantu Ambil Kepiting di Pintu Tambak, Pria 46 Tahun di Tana Tidung Tewas Dilumat Buaya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer