Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prostitusi Terselubung di Eks Lokalisasi Loa Hui Kembali Marak, Korban Tewas Ditemukan di Wisma THM

R
Loa Hui diminta ikuti aturan pasca ditutup.
Loa Hui diminta ikuti aturan pasca ditutup.

Prokal.co, Delapan tahun setelah penutupan resmi lokalisasi di Loa Hui oleh Pemkot Samarinda, aktivitas prostitusi terselubung di wilayah tersebut kembali menarik perhatian publik.


Advertisement

Peristiwa yang memicu sorotan baru-baru ini adalah ditemukannya seorang pengunjung yang tewas di salah satu kamar wisma tempat hiburan malam (THM) yang beroperasi di eks lokalisasi Loa Hui, Kecamatan Loa Janan Ilir pada Selasa (10/9).

Korban, yang diketahui bernama AAN, diduga meninggal dunia saat hendak berhubungan badan dengan seorang pekerja seks di wisma tersebut.

Kejadian ini mengindikasikan bahwa meskipun telah berganti nama menjadi THM, praktik prostitusi ilegal tetap berlangsung secara sembunyi-sembunyi di eks lokalisasi Loa Hui.

Advertisement

Lurah Harapan Baru, M. Iqbal, mengungkapkan bahwa pihaknya, bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta pihak kepolisian, baru saja melakukan sosialisasi pada Rabu (11/9) di area bekas lokalisasi tersebut.

Sosialisasi larangan prostitusi ini menegaskan bahwa segala bentuk aktivitas ilegal seperti peredaran minuman keras dan prostitusi dilarang keras di kawasan itu.

"Sosialisasi telah selesai, dan kami menegaskan bahwa praktik prostitusi dan miras tidak diperbolehkan di sini," ujar Iqbal.

Advertisement

Dia juga menambahkan bahwa meskipun lokalisasi sudah ditutup dan digantikan oleh THM, pihaknya akan terus memantau dan melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada kegiatan ilegal yang berlangsung.

Terkait kasus tewasnya pengunjung di wisma, Iqbal menyebutkan bahwa pihaknya masih menyelidiki lebih dalam. "Yang jelas, kami melarang segala bentuk prostitusi di wilayah Harapan Baru," ujarnya.

Lebih lanjut, Iqbal menekankan bahwa jika prostitusi ilegal terbukti masih terjadi, Pemkot Samarinda akan mengambil langkah tegas sesuai dengan sanksi hukum yang berlaku.

"Kami sedang mendalami informasi dan sudah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk menindaklanjuti kasus ini," tutupnya.

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : sapos.co.id
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jaga Stabilitas Kas Daerah, Pemkot Samarinda Rancang Skenario Mitigasi APBD 2027

Jaga Stabilitas Kas Daerah, Pemkot Samarinda Rancang Skenario Mitigasi APBD 2027

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai mengambil langkah seribu guna mengamankan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

Perkuat Efisiensi Birokrasi, Pemkot Samarinda Godok Penataan Ulang 30 Organisasi Perangkat Daerah

Perkuat Efisiensi Birokrasi, Pemkot Samarinda Godok Penataan Ulang 30 Organisasi Perangkat Daerah

“Kita tunggu finalnya dulu, ya. Nanti Wali Kota Samarinda Andi Harun yang akan menyampaikan secara resmi ke publik,” ujar Neneng saat ditemu

Korupsi Tak Kenal Nominal, Sekda Samarinda Tegaskan Integritas ASN Harga Mati!

Korupsi Tak Kenal Nominal, Sekda Samarinda Tegaskan Integritas ASN Harga Mati!

Korupsi Tak Kenal Nominal, Sekda Samarinda Tegaskan Integritas ASN Harga Mati! SAMARINDA — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kian gencar m

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer