Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Agen LPG di Kukar Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Stok, Distribusi Terus Dilakukan ke Pangkalan

E
Mobil pickup pengangkut tabung melon dari Agen PT Naraya (Elmo/Prokal.co)
Mobil pickup pengangkut tabung melon dari Agen PT Naraya (Elmo/Prokal.co)

TENGGARONG – Kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram atau tabung melon dikabarkan langka dalam beberapa waktu terakhir ini. Namun di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tepatnya Kecamatan Tenggarong, agen setempat menepis adanya kelangkaan stok tabung gas LPG.


Advertisement

Hal ini dipastikan PT Naraya, agen tabung gas LPG yang berdomisili di Tenggarong. Diana, selaku admin PT Naraya menyebut tiap hari penyaluran dilakukan, tanpa ada hambatan maupun kelangkaan. Dalam sehari, perusahaannya menyalurkan paling banyak lima ret atau 2.800 kilogram tabung gas LPG ke 70 pangkalan.

“Di Kukar tidak ada hambatan, kami setiap hari melakukan penyaluran dengan stok dari Pertamina. Kami tidak menyalurkan hanya di hari Minggu atau tanggal merah,” ungkap Diana, Senin (3/2).

Lanjut Diana, harga satuan tabung melon dari agen adalah Rp16.500. Sedangkan untuk pangkalan yang mengambil dari agen menyesuaikan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp19 ribu. Tetapi jika jarak tempuh distribusinya lebih dari 50 kilometer, maka akan dikenakan biaya Rp50 rupiah per kilonya.

Advertisement

Sejauh ini, Diana mengaku PT Naraya belum ada menerima keluhan terkait kelangkaan gas dari pangkalan yang disuplainya. Mengingat penyaluran dilakukan tiap hari, pihaknya juga selalu mendahulukan pasokan tabung gas. Pun persyaratan penerima tabung LPG bersubsidi ini adalah menyertakan KTP dan SKU/NIB OSS apabila dia adalah pengusaha.

“Apabila ada yang menjual LPG di atas HET, kami memiliki kewenangan menegur untuk dikenakan sanksi. Biasanya dapat surat dulu, kalau pangkalan tetap menjual diatas HET bakal di PHU untuk ditindaklanjutnya. Tapi sejauh ini belum ada laporan,” tutup Diana. (moe)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer