Dinamika Anggaran Picu Pergeseran Agenda KONI Kaltim, Musorprov Dijadwalkan Ulang Juni Mendatang

SAMARINDA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Timur terpaksa melakukan penyesuaian jadwal terhadap sejumlah agenda penting organisasi, termasuk pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) 2026. Keputusan ini diambil menyusul adanya kepastian mengenai waktu realisasi anggaran dana hibah yang baru dapat diakses pada triwulan keempat tahun ini, meski Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) telah resmi ditandatangani sejak awal April lalu.
Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menjelaskan bahwa pergeseran jadwal ini merupakan langkah logis setelah pihaknya melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Penjelasan konkret mengenai mekanisme pencairan anggaran tersebut menjadi dasar utama bagi pengurus untuk menyusun ulang linimasa kerja mereka. "Benar, agenda kita akan bergeser paling lambat di awal Juni, termasuk Musorprov untuk memilih ketua baru. Hal ini kami putuskan setelah mendapatkan penjelasan konkret dari Sekretaris Dispora Kaltim, Ibu Sri Wartini," ungkap Rusdiansyah saat ditemui di Sekretariat KONI Kaltim, Jalan Kusuma Bangsa.
Kondisi ini diakui Rusdi berada di luar ekspektasi awal, mengingat sebelumnya seluruh agenda organisasi ditargetkan rampung pada akhir April. Meski terkendala masalah teknis pendanaan, ia menegaskan bahwa persiapan menuju ajang olahraga bergengsi tetap menjadi prioritas utama. Fokus organisasi saat ini diarahkan pada pembentukan tim pendukung guna menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Kabupaten Paser yang akan dihelat November mendatang.
Guna memastikan pelaksanaan Porprov berjalan profesional, KONI Kaltim tengah mematangkan berbagai perangkat pertandingan. "Saat ini banyak agenda KONI Kaltim yang sudah disusun, terutama terkait persiapan tim wasrah, tim keabsahan, dan tim dewan hakim. Semua ini untuk mem-back up pelaksanaan PB Porprov VIII di Paser nanti," tambah Rusdiansyah menekankan komitmennya terhadap kelancaran kompetisi di Bumi Etam.
Menutup keterangannya, Rusdiansyah mengimbau kepada seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga agar tetap menjaga soliditas dan semangat di tengah dinamika anggaran ini. Ia berharap hambatan jadwal tersebut tidak menyurutkan persiapan atlet menuju target prestasi yang lebih tinggi. "Saya meminta semua pengprov cabor untuk tetap bersabar karena ini di luar ekspektasi kami. Namun, kita harus tetap semangat membangun olahraga prestasi di Kaltim, serta fokus menyukseskan Porprov, Babak Kualifikasi (BK) PON, hingga PON 2028 mendatang," pungkasnya. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




