Sambut HUT ke-81 RI, PLN Gandeng MPA Kameloh Baru Hadirkan Kampanye "Manisnya Madu, Andalnya Listrik

PROKAL.co, Palangka Raya – Memasuki musim kemarau yang identik dengan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), PT PLN (Persero) menghadirkan inovasi yang memadukan upaya menjaga keandalan listrik dengan pemberdayaan masyarakat.
Dalam semangat menyambut HUT ke-81 RI, PLN melalui Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan bersama Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangkaraya meluncurkan kampanye "Manisnya Madu, Andalnya Listrik" bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Kameloh Baru.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) RINDU KAMU (Original Madu Kelulut Desa Kameloh Baru), PLN mengembangkan budidaya madu kelulut sebagai solusi untuk menjaga ruang bebas Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dari gangguan vegetasi dan potensi karhutla, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Program ini berawal dari kondisi Kameloh Baru yang didominasi lahan gambut dengan potensi kebakaran cukup tinggi saat musim kemarau. Di sisi lain, pertumbuhan vegetasi di sekitar koridor transmisi juga menjadi tantangan dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Berangkat dari kondisi tersebut, PLN mendorong masyarakat mengelola ruang di bawah jalur transmisi menjadi kawasan produktif melalui budidaya lebah kelulut yang membutuhkan lingkungan tetap hijau dan bebas asap.
Selain menjaga kelestarian lingkungan, budidaya madu kelulut juga diharapkan menjadi sumber pendapatan mandiri bagi MPA Kameloh Baru. Hasil usaha tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasional patroli, pengadaan peralatan pemadam, hingga kegiatan pencegahan karhutla secara berkelanjutan.
Ketua MPA Kelurahan Kameloh Baru, Qamaruddin, mengatakan program tersebut memberikan pemahaman baru bahwa menjaga ruang bebas jaringan transmisi dan mencegah kebakaran hutan juga mendukung keberhasilan budidaya madu kelulut.
"Kami bangga dapat menjadi bagian dari edukasi keselamatan ketenagalistrikan. Lingkungan yang terjaga tidak hanya membuat lebah tetap produktif, tetapi juga ikut menjaga pasokan listrik tetap andal sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Qamaruddin.
Manager PLN UPT Palangkaraya, Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa kampanye ini merupakan pendekatan kolaboratif yang menghubungkan kepentingan masyarakat dengan upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan.
"Melalui program ini, masyarakat tidak hanya menjadi mitra PLN dalam menjaga ruang bebas jaringan transmisi, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap konsep Right of Way (ROW) Abadi dapat terwujud, yaitu koridor transmisi yang aman dari gangguan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas Eko.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




