Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kaltim Bebas Bencana Geologi Cuma Mitos: Badan Geologi Peringatkan Potensi Longsor Hingga Gempa!

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Pesisir Balikpapan. Kaltim tak aman dari bencana gempa.
Pesisir Balikpapan. Kaltim tak aman dari bencana gempa.

Advertisement

 
SAMARINDA – Anggapan umum bahwa Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan wilayah yang sepenuhnya 'kebal' dari ancaman bencana geologi dinilai perlu diluruskan. Meski aktivitas tektoniknya relatif lebih tenang jika dibandingkan dengan Sumatra, Jawa, atau Sulawesi, Kaltim rupanya tetap menyimpan potensi bahaya tersembunyi yang wajib diwaspadai.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lana Saria, menegaskan bahwa kondisi geologi yang stabil bukan berarti Kaltim bisa berpasrah diri dan mengabaikan mitigasi.

"Hal terpenting adalah bagaimana kesiapsiagaan kita menghadapi potensi tersebut. Yang menjadikan bencana adalah ketika pembangunan dan aktivitas manusia tidak memperhatikan kondisi geologi wilayahnya," tegas Lana.

Advertisement

Ancaman Nyata: Dari Longsor Hingga Abu Vulkanik

Menurut analisa Badan Geologi, ancaman paling nyata yang kini mengintai Kota Samarinda dan sejumlah daerah lain di Kaltim adalah bencana tanah longsor. Kombinasi antara curah hujan yang tinggi serta alih fungsi lahan yang mengabaikan daya dukung lingkungan menjadi pemicu utama meningkatnya risiko pergerakan tanah tersebut.

Tak hanya longsor, Kaltim juga memiliki potensi terdampak gempa bumi akibat keberadaan sesar-sesar aktif di darat maupun imbas dari gempa regional. Bahkan, kawasan pesisir timur Kalimantan tetap memendam potensi tsunami, walau tingkat risikonya memang tidak secepat zona subduksi aktif.

Advertisement

Salah satu sudut kota Balikpapan.
Salah satu sudut kota Balikpapan.

Menariknya, kendati Kaltim tidak dikelilingi gunung api aktif, ancaman dari luar pulau tetap menjadi bayangan nyata. Lana mencontohkan peristiwa erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara pada 2024 lalu, di mana sebaran abu vulkaniknya terbang hingga melumpuhkan ruang udara dan transportasi penerbangan di Kalimantan.

Menyikapi berbagai potensi risiko tersebut, Badan Geologi mendesak pemerintah daerah untuk memasukkan aspek mitigasi bencana sejak dini dalam setiap proses perencanaan pembangunan.Penyusunan tata ruang, izin pemukiman, hingga pematangan lahan skala besar dinilai wajib mengacu pada peta informasi geologi agar risiko bencana dapat diminimalkan sebelum jatuh korban.

Selain itu, pemerintah daerah dan masyarakat luas diimbau untuk lebih aktif memanfaatkan platform informasi kebencanaan milik pemerintah, seperti aplikasi MAGMA Indonesia, sebagai pijakan dalam meningkatkan kesiapsiagaan diri terhadap potensi bencana geologi di tanah Kaltim. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Guncangan Dahsyat M7,1 Lumpuhkan Kumamoto: Bangunan AEON Mall Runtuh dan Korban Jiwa Dikhawatirkan Melonjak

Guncangan Dahsyat M7,1 Lumpuhkan Kumamoto: Bangunan AEON Mall Runtuh dan Korban Jiwa Dikhawatirkan Melonjak

kerusakan di pusat perbelanjaan AEON Mall di Kota Kashima setelah gempa bumi kuat mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang bagian selatan, Selasa (28/7). (Kyodo)

Kalimantan Utara Siaga! Gempa M 7,7 Filipina Picu Status Waspada Tsunami di Nunukan

Kalimantan Utara Siaga! Gempa M 7,7 Filipina Picu Status Waspada Tsunami di Nunukan

NUNUKAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status waspada pasca gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada

Gempa Dahsyat M7,7 Guncang Mindanao, BMKG Rilis Peringatan Dini Tsunami Hingga Kaltim

Gempa Dahsyat M7,7 Guncang Mindanao, BMKG Rilis Peringatan Dini Tsunami Hingga Kaltim

Masyarakat di sepanjang pesisir utara dan timur Indonesia diminta untuk segera meningkatkan kewaspadaan penuh. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi menerbitkan peringatan dini po

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer