150 Personel Bekerja Siang dan Malam Demi Percepat Pemulihan Transmisi 150 kV Talisayan–Maloy

PROKAL.co, Berau— PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan terus mempercepat penanganan gangguan pada jalur transmisi 150 kV Talisayan–Maloy di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Hingga Rabu (28/10), sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan untuk mendukung pemulihan pascakerusakan tiga tower transmisi, termasuk robohnya tower 115 dan 116 pada Minggu (25/10).
Percepatan penanganan dilakukan melalui pembangunan tower emergency sebagai bagian dari upaya memulihkan fungsi penyaluran tenaga listrik. Berbagai pekerjaan teknis dilaksanakan secara terpadu, mulai dari persiapan area kerja dan mobilisasi material hingga pendirian tower serta pemasangan konduktor.
Sebanyak 150 personel tersebut berasal dari berbagai tim, meliputi Divisi TKS PLN Pusat, PLN UIP3B Kalimantan, UPT Balikpapan dan UP2B Kaltimra, ULTG Berau, PDKB Balikpapan dan Bontang, ERS UPT Balikpapan, UIT JBT, tim stringing, dua tim erection, tim helper, tim ROW, serta tim pengamanan dan pendukung dari Danramil. Dukungan lintas unit dan pihak terkait ini memperkuat koordinasi serta pembagian tugas sesuai kebutuhan teknis di lapangan.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan bahwa sinergi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan. Menurutnya, pengerahan personel dengan keahlian yang beragam memungkinkan pekerjaan dilakukan secara terpadu dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.
“Dalam kondisi seperti ini, sinergi dan dukungan dari berbagai pihak menjadi sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan. Seluruh tim bekerja bersama, bergantian siang dan malam, agar setiap tahapan penanganan dapat berjalan optimal. Namun, kecepatan tetap harus diimbangi dengan keselamatan. Kami memastikan aspek K3 menjadi prioritas dalam setiap pekerjaan, sehingga upaya pemulihan dapat dilakukan secara aman dan terukur,” ujar Riko.
Di lapangan, personel bekerja secara bergantian pada siang dan malam hari untuk menjaga kesinambungan pekerjaan. Di tengah tantangan medan dan kompleksitas penanganan, setiap tahapan tetap mengacu pada prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Koordinasi antartim menjadi bagian penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana tanpa mengabaikan keselamatan personel.
Gangguan pada jalur transmisi tersebut sebelumnya menyebabkan Subsistem Berau terlepas dari Sistem Interkoneksi Kalimantan dan berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah. Selama proses pemulihan berlangsung, PLN mengoptimalkan suplai dari pembangkit setempat serta melakukan pengelolaan beban sesuai kondisi sistem kelistrikan Berau.
PLN UIP3B Kalimantan terus memperkuat koordinasi dan mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan sistem transmisi. Melalui kolaborasi lintas unit dan dukungan berbagai pihak, PLN berupaya menyelesaikan pekerjaan secara aman dan terukur demi memulihkan keandalan sistem serta menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat. Perkembangan penanganan akan disampaikan secara berkala sesuai kondisi di lapangan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




