Bayi baru lahir biasanya memiliki kulit yang sensitif dan hal ini wajar terjadi karena bayi sedang beradaptasi dengan lingkungan luar, tetapi dalam proses itu bayi juga dapat mengalami beberapa masalah kulit.
Sebagian besar masalah kulit yang terjadi pada bayi baru lahir meliputi eksim dan ruam popok. Hal ini dapat berbahaya jika kondisi kulit ini tidak hilang dalam waktu 2-3 hari, sehingga ada baiknya untuk segera berkonsultasi dan memeriksakan bayi ke dokter.
Eksim
Eksim adalah suatu kondisi kulit yang biasanya dialami oleh bayi dengan kondisi kulit kering dan sensitif sehingga mudah merasa gatal. Eksim sendiri muncul dengan tanda atau gejala seperti ruam berwarna merah pada kulit dan gatal di bagian wajah, kulit kepala, siku, ataupun di belakang lutut. Jenis eksim yang paling sering terjadi adalah dermatitis atopik yang biasanya muncul akibat faktor genetik (keturunan).
Selain karena faktor keturunan, eksim juga bisa terjadi akibat faktor lingkungan, seperti alergi terhadap kandungan zat tertentu, suhu panas atau dingin, faktor stres dan hormon, serta produk makanan tertentu.
Beberapa cara untuk mengatasi eksim pada bayi antara lain:
Melakukan perawatan kulit seperti mandi dengan air hangat (bukan dengan air panas), menggunakan pelembab pada kulit, membatasi kontak dengan kandungan tertentu penyebab alergi, menggunakan pakaian berbahan lembut seperti katun, menghindari suhu panas yang menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak keringat
Mengonsumsi obat eksim, seperti krim kortikosteroid, antihistamin, serta antibiotik yang dapat mengobati infeksi bakteri pada kulit, mengurangi gatal dan peradangan, mengurangi kekeringan, dan mengurangi kerusakan kulit
Fototerapi dengan sinar UV ataupun terapi PUVA yang dapat membantu mengobati eksim sedang hinggat berat, tetapi penggunaannya harus disesuaikan dengan kondisi kulit. Jika terlalu sering atau berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker kulit
Ruam popok
Masalah kulit yang umumnya terjadi pada bayi adalah ruam popok, sebuah kondisi iritasi atau peradangan yang terjadi pada kulit bayi di sekitar popok akibat kondisi popok yang basah atau kulit bayi yang masih belum sepenuhnya kering setelah mandi.
Selain disebabkan oleh infeksi bakteri karena kondisi kulit di sekitar popok lembab dan basah, ruam popok juga dapat terjadi akibat infeksi jamur karena penggunaan obat antibiotik yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan jamur.
Ruam popok pada bayi dapat diatasi dengan beberapa hal berikut, antara lain:
Memeriksa popok secara berkala dan segera mengganti popok jika sudah basah atau kotor. Membersihkan daerah popok dengan air atau pembersih yang bebas dari bahan pewangi. Menggunakan kain bersih dengan bahan lembut untuk mengelap kulit bayi, lakukan secara perlahan
Keringkan kulit bayi dengan menepuknya pelan dan jangan menggosok kulit bayi
Oleskan produk yang mengandung petroleum jelly untuk menjaga dan melindungi kulit bayi. (*)