Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kondisi Sepi, Motor Tamu Hotel Dicuri

izak-Indra Zakaria • 2023-12-10 10:01:38
SEPI. Yulkani ditangkap polisi berikut barang bukti sepeda motor hasil curian. (ist)
SEPI. Yulkani ditangkap polisi berikut barang bukti sepeda motor hasil curian. (ist)

SAMARINDA. Usianya sudah tidak mudah lagi. Namun perilaku Yulkani tak patut dicontoh. Pria berusia 58 tahun ini nekat mencuri sepeda motor yang parkir. Akibat ulahnya ini, Masa tua Yulkani bakal dihabiskan di dalam jeruji besi lantaran dirinya di tangkap polisi.

Peristiwa pencurian bermula saat Yulkani melintas di sebuah hotel di Jalan Agus Salim, Kelurahan Sungai pinang luar, Kecamatan Kota Jumat (17/11) sekitar pukul. 23.00 Wita. Saat itu dirinya melihat sebuah sepeda motor Honda Beat nomor polisi KT 3226 WZ berkelir putih parkir

Melihat kondisi sepi. Timbul niat Pria paruh baya ini untuk mencuri kendaraan roda dua tersebut. Dengan cepat, kedua tangan Yulkani menggeret motor yang ternyata tidak dikunci stang tersebut.

"Motor langsung di bawa kabur. Mesin motor hidup karena rumahan kunci juga sudah rusak dan gampang dimasukkan sebarang kunci," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus saat di konfirmasi, Jumat (8/12).

Pemilik motor yang saat itu berada di dalam hotel baru sadar ketika hendak menggunakan motornya kembali. Akibat kejadian ini. Pemilik motor kemudian melapor ke pihak kepolisian.

Mendapatkan laporan itu, anggota opsnal Reskrim Polsek Samarinda langsung melakukan penyelidikan, dengan meminta keterangan. Sejumlah saksi serta petunjuk di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dua pekan melakukan penyelidikan. Pelaku pencurian motor di parkiran hotel itu akhirnya terungkap. Selasa (5/12). Yulkani berhasil diringkus bersama barang bukti sepeda motor curian, di Jalan Sungai Lais, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, sekitar pukul 00.30 Wita,

"Saat diinterogasi Yulkani mengakui perbuatannya. Yulkani langsung kami bawa ke Mapolsekta untuk proses lebih lanjut," ungkap Satria.

Dari pengakuan Yulkani, sepeda motor yang dicuri tersebut diambil untuk digunakan sendiri. Motor rencana digunakannya untuk dipakai bekerja sehari-hari sebagai ojek online (ojol).

Apa yang dilakukan Yulkani baru pertama kali dilakukan. Yulkani hanya ingin menguasai motor tersebut untuk kepentingan pribadinya.

"Baru pertama kali dan belum pernah ditangkap. Alasan karena mau memiliki, walaupun dia sudah ada motor," tutup Satria. (kis)

Editor : izak-Indra Zakaria