SAMPIT — Keheningan di perumahan Pandawa, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mendadak berubah menjadi mencekam pada Jumat dini hari. Sebuah aksi perampokan brutal terjadi saat sebagian besar warga tengah terlelap dan sebagian lainnya sedang bersiap untuk menyantap sahur sekitar pukul 02.30 WIB. Seorang ibu rumah tangga bernama Marni menjadi sasaran aksi sadis tersebut hingga harus dilarikan ke RSUD Dr. Murjani Sampit akibat luka-luka yang dideritanya.
Peristiwa mengerikan ini terungkap ketika korban berusaha menyelamatkan diri dengan merangkak keluar rumah dalam kondisi tubuh yang bersimbah darah. Berdasarkan keterangan Galih, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian, korban ditemukan dalam keadaan terluka parah akibat penganiayaan menggunakan senjata tajam. Warga mengaku tidak mendengar suara mencurigakan saat perampokan berlangsung, sehingga luka yang dialami korban baru diketahui saat ia berupaya meminta pertolongan ke luar rumah.
Melihat kondisi korban yang memprihatinkan, warga segera memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian terdekat agar segera ditindaklanjuti. Hingga saat ini, pihak rumah sakit masih terus berupaya menangani luka-luka serius yang diderita Marni akibat serangan sajam dari pelaku.
Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kapolsek Ketapang, AKP Anis, membenarkan terjadinya insiden berdarah di wilayah hukumnya tersebut. Kepolisian bergerak cepat dengan mengerahkan Tim Unit Reskrim Polsek Ketapang ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan bukti-bukti awal. Polisi kini tengah melakukan perburuan intensif terhadap kawanan pelaku yang tega menganiaya korban secara brutal.
Aksi perampokan ini pun menyisakan trauma mendalam bagi warga perumahan Pandawa. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan meningkatkan sistem keamanan lingkungan, terutama di jam-jam rawan menjelang subuh. Sementara itu, pihak kepolisian berkomitmen untuk segera mengungkap identitas pelaku dan menyeretnya ke jalur hukum demi menjamin keamanan warga Kotawaringin Timur. (*)
Editor : Indra Zakaria