SAMARINDA – Niat baik membangunkan warga untuk santap sahur justru berujung petaka bagi seorang remaja di Samarinda. Seorang pemuda berinisial SNS alias Aan (24) terpaksa berurusan dengan hukum setelah nekat menganiaya korban menggunakan balok kayu di Jalan Cendana, Gang 15, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang.
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Kamis dini hari (19/2/2026). Akibat hantaman benda tumpul tersebut, korban mengalami luka serius di area wajah dan harus kehilangan lima giginya yang rontok seketika.
Kapolsek Sungai Kunjang AKP Ning Tyas Widyas Mita melalui Kanit Reskrim Ipda Novi Hari mengungkapkan bahwa motif di balik aksi brutal ini adalah rasa terganggu. Pelaku merasa terusik dengan aktivitas korban dan rekan-rekannya yang berkeliling kampung untuk membangunkan warga bersahur.
"Pelaku merasa terganggu, kemudian mencari korban dan beberapa temannya yang sedang berkeliling," ujar Ipda Novi Hari saat memberikan keterangan resmi.
Ketegangan memuncak saat pelaku bertemu dengan korban yang memang sudah dikenalnya. Tanpa banyak bicara, Aan langsung mengayunkan balok kayu yang telah disiapkannya ke arah mulut korban. Pukulan telak itu membuat korban tersungkur dan bersimbah darah hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Tak terima dengan perlakuan tersebut, keluarga korban segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Reskrim Polsek Sungai Kunjang bergerak cepat dan berhasil meringkus pelaku pada Jumat (20/2/2026) malam.
"Pelaku berhasil diamankan sehari setelah laporan masuk. Dalam pemeriksaan, pelaku telah mengakui semua perbuatannya," pungkas Novi. Kini, Aan harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. (*)
Editor : Indra Zakaria