Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Diduga Cinta Segitiga, Mahasiswi di Pekanbaru Dibacok Pakai Kapak di Area Fakultas

Redaksi Prokal • 2026-02-27 08:40:00

OLAH TKP: Polisi saat melakukan oleh TKP di lokasi kejadian, Kamis (26/2/2026). (Polresta Pekanbaru)
OLAH TKP: Polisi saat melakukan oleh TKP di lokasi kejadian, Kamis (26/2/2026). (Polresta Pekanbaru)

 

PEKANBARU – Civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau dikejutkan oleh aksi kekerasan brutal yang menimpa seorang mahasiswi di area Fakultas Syariah dan Hukum pada Kamis pagi. Korban ditemukan bersimbah darah setelah diserang secara mendadak menggunakan sebilah kapak, yang memicu kepanikan luar biasa di lingkungan kampus tersebut.

Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa pelaku, yang diidentifikasi sebagai seorang pria berbaju cokelat dan merupakan mahasiswa di kampus yang sama, melakukan penyerangan dengan membabi buta. Beruntung, petugas keamanan kampus bergerak cepat meringkus pelaku sebelum situasi semakin tidak terkendali atau terjadi aksi main hakim sendiri oleh massa yang emosi.

Kapolsek Binawidya, Nusirwan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku beserta barang bukti senjata tajam untuk proses hukum lebih lanjut. “Pelaku sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di kantor polisi,” ujar Nusirwan saat memberikan keterangan kepada media sesaat setelah kejadian.

Sementara pelaku menjalani pemeriksaan, korban yang menderita luka serius telah dievakuasi ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan darurat. Aparat kepolisian dari Polsek Binawidya juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti tambahan dan meminta keterangan dari para saksi yang melihat langsung tragedi tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian menduga kuat bahwa aksi nekat mahasiswa tersebut dipicu oleh konflik pribadi. Motif asmara atau dugaan cinta segitiga menjadi fokus utama penyelidikan awal polisi untuk mengungkap latar belakang di balik serangan berdarah yang mencoreng citra institusi pendidikan ini.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk mendalami kronologi secara mendalam guna memastikan keadilan bagi korban. Insiden ini pun menjadi pengingat bagi pihak universitas untuk semakin memperketat sistem keamanan serta pengawasan di lingkungan kampus demi menjamin keselamatan seluruh mahasiswanya.(*)

Editor : Indra Zakaria