Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

IRT di Baamang Nekat Duel Lawan Penjambret Bersenjata Pisau di Siang Bolong

Redaksi Prokal • 2026-03-05 06:15:00

RAWAN KEJAHATAN: Gerbang masuk Jalan Wengga Metropolitan, Sampit, Rabu (4/3/2026).
RAWAN KEJAHATAN: Gerbang masuk Jalan Wengga Metropolitan, Sampit, Rabu (4/3/2026).

 

SAMPIT – Aksi kriminalitas jalanan di Kota Sampit, khususnya di wilayah Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kian menunjukkan level yang mengkhawatirkan. Pada Rabu (4/3/2026) siang sekitar pukul 11.45 WIB, seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Ria nyaris menjadi korban penjambretan sadis saat hendak memasuki gerbang Perumahan Wengga Metropolitan. Meski pelaku menodongkan senjata tajam, korban secara heroik melakukan perlawanan nekat demi menyelamatkan diri.

Peristiwa bermula saat Ria tengah mengendarai sepeda motor di tengah cuaca terik yang menyengat. Tanpa disadari, ia telah dibuntuti oleh seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor bebek tanpa plat nomor, lengkap dengan masker dan jaket. Pelaku sempat memancing kewaspadaan korban dengan meneriakkan kata "Woi", yang sempat dikira Ria sebagai sapaan dari seorang rekan. Namun, situasi mendadak berubah mencekam ketika pelaku memepet kendaraan korban dan menodongkan sebilah pisau dapur.

"Dia langsung menodongkan pisau dan suruh saya kasihkan tas," ungkap Ria mengenang kejadian tersebut. Beruntung, karena tas selempang dipasang di bagian depan, pelaku tidak bisa langsung merampasnya. Dalam kondisi terdesak dan terancam, refleks keberanian Ria muncul; ia nekat menendang sepeda motor pelaku hingga terjatuh ke aspal, lalu segera memacu kendaraannya masuk ke area perumahan untuk mencari perlindungan.

Kawasan Perumahan Wengga Ceria dan sekitarnya belakangan memang disebut warga mulai rawan, bahkan pada jam-jam siang hari saat situasi jalanan sepi. Kejadian ini merupakan percobaan kedua yang dialami Ria, setelah sebelumnya pada menjelang Natal 2025 ia juga hampir menjadi korban aksi serupa yang menyebabkan tasnya robek disayat senjata tajam. Melalui peristiwa ini, warga berharap aparat kepolisian segera meningkatkan intensitas patroli di wilayah-wilayah rawan demi menjamin keamanan masyarakat dari ancaman kejahatan jalanan yang kian nekat. (*)

Editor : Indra Zakaria