Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Gerak Cepat Polisi: Dua Pelaku Mutilasi di Sempaja Samarinda Diringkus Kurang dari 24 Jam, Pelaku 2 Orang, Satu Wanita

Redaksi Prokal • 2026-03-22 10:31:11

Tim gabungan Jatanras Polresta Samarinda, Jatanras Polda Kaltim, serta Unit Reskrim Polsekta Sungai Pinang dan Polsekta Samarinda Ulu amankan dua pelaku mutilasi. (ist)
Tim gabungan Jatanras Polresta Samarinda, Jatanras Polda Kaltim, serta Unit Reskrim Polsekta Sungai Pinang dan Polsekta Samarinda Ulu amankan dua pelaku mutilasi. (ist)

SAMARINDA – Tabir gelap yang menyelimuti kasus mutilasi sadis di Jalan Gunung Pelandu, Kelurahan Sempaja Utara, akhirnya tersingkap. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah potongan tubuh korban ditemukan, tim gabungan kepolisian berhasil meringkus dua orang yang diduga kuat sebagai otak di balik aksi keji tersebut.

Pengejaran maraton ini membuahkan hasil pada Minggu (22/3/2026) dini hari, sekitar pukul 01.40 WITA. Keberhasilan ini merupakan buah kerja keras kolaborasi apik antara Jatanras Polresta Samarinda, Jatanras Polda Kaltim, serta Unit Reskrim dari Polsekta Sungai Pinang dan Polsekta Samarinda Ulu.

Kapolsekta Sungai Pinang, AKP Aksaruddin Adam, melalui Kanit Reskrim Ipda Rizky Tovas, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan setelah tim melakukan serangkaian penyelidikan intensif di lapangan.

"Kedua pelaku berhasil kami amankan kurang dari 24 jam setelah kejadian. Saat ini tim masih bekerja di lapangan untuk mendalami peran masing-masing serta mencari tahu motif sebenarnya di balik tindakan ini," ujar Ipda Rizky.

Drama penangkapan terjadi di dua titik berbeda di wilayah Kota Tepian. Pelaku pertama, seorang laki-laki, berhasil dikepung petugas di kawasan Jalan M. Yamin, Samarinda Utara. Tak berselang lama, tim lainnya bergerak ke arah Jalan Anggur, Samarinda Ulu, untuk mengamankan pelaku kedua yang merupakan seorang perempuan.

Selain membekuk para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti krusial dari tangan mereka. Salah satunya adalah senjata tajam yang diduga kuat menjadi alat utama untuk menghabisi nyawa korban sekaligus melakukan tindakan mutilasi.

Awal Mula Penemuan yang Menggegerkan

Kasus ini sebelumnya sempat membuat warga Sempaja Utara mencekam. Bagaimana tidak, di tengah suasana Hari Raya Idulfitri, dua anak yang sedang asyik bermain justru menemukan bungkusan mencurigakan di semak-semak kawasan Gunung Pelandu.

Setelah diperiksa oleh warga setempat, bungkusan tersebut ternyata berisi potongan tubuh manusia. Pencarian lebih lanjut di sekitar lokasi yang sepi itu mengungkap total tujuh bagian tubuh yang tersebar di dua titik berbeda.

Kini, kedua pelaku telah mendekam di Mapolresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi dijadwalkan akan menggelar konferensi pers siang ini pukul 13.00 WITA guna mengungkap identitas korban dan detail kronologi pembunuhan yang mengguncang Samarinda ini.(*)

Editor : Indra Zakaria