Dari Kukar untuk Indonesia, Bupati Aulia Minta Kader HMI Perkuat Peran Membangun Negeri

PROKAL.CO, TENGGARONG – Puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari berbagai daerah berkumpul di Pendopo Odah Etam, Sabtu (6/6/2026) malam. Mereka datang bukan sekadar mengikuti pelatihan, tetapi mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin yang diharapkan mampu berkontribusi bagi daerah hingga tingkat nasional.
Sebanyak 57 peserta mengikuti Training Nasional Latihan Kader II (Intermediate Training) dan 20 peserta mengikuti Senior Course (SC) yang digelar HMI Cabang Kutai Kartanegara. Kegiatan kaderisasi tingkat lanjut tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri.
Bagi Aulia, kaderisasi tidak bisa dipandang sebatas agenda organisasi. Proses pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kapasitas sumber daya manusia melalui organisasi kemahasiswaan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
“Kami sangat mendukung adanya kegiatan ini. Satu hal yang harus kita pahami, ketika kita berbicara terkait peningkatan sumber daya manusia, kita tidak hanya berbicara tentang pendidikan formal,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan SDM tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari proses pembelajaran, diskusi, dan penguatan kapasitas yang berlangsung dalam organisasi kemahasiswaan.
“Akan tetapi, kegiatan-kegiatan seperti ini, kaderisasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, juga merupakan bagian dari konsep pembangunan yang kami jalankan di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya.
Dukungan tersebut tidak lepas dari pengalaman pribadi Aulia yang tumbuh dalam proses kaderisasi organisasi. Selain menjabat sebagai Bupati Kukar, ia juga dikenal sebagai kader HMI dan saat ini dipercaya sebagai Koordinator Presidium KAHMI Kutai Kartanegara.
Pengalaman itulah yang membuatnya memahami secara langsung nilai dan manfaat proses kaderisasi terhadap perjalanan kepemimpinan seseorang.
“Secara pribadi, kami juga pernah mengalami proses-proses seperti ini dan kami merasakan bagaimana dampaknya, bagaimana manfaatnya ketika hari ini kami menjadi Bupati Kutai Kartanegara,” ucapnya.
Karena itu, ia meyakini bahwa kaderisasi harus terus diperkuat. Tidak hanya di HMI, tetapi juga seluruh organisasi kemahasiswaan yang selama ini menjadi ruang lahirnya calon pemimpin bangsa.
“Oleh karenanya, dengan dasar pemikiran itulah kami mendukung penuh kegiatan kaderisasi yang dilakukan oleh adik-adik di organisasi kemahasiswaan, seperti HMI, PMII, GMNI, GAMKI, dan seluruh organisasi-organisasi berbasis pergerakan lainnya,” tegasnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




