Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekda Kukar Buka Suara soal Kebakaran Kantor Diskominfo, Minta Semua Pihak Tahan Spekulasi

E
Sekda Kukar Sunggono (Elmo/Prokal.co)
Sekda Kukar Sunggono (Elmo/Prokal.co)

Advertisement

PROKAL.CO, TENGGARONG – Kebakaran di ruang rapat lantai tiga Gedung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi perhatian Pemkab Kukar. Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab maupun motif kejadian sebelum proses pendalaman selesai.

Sunggono mengatakan laporan awal terkait kebakaran telah diterimanya. Namun, informasi tersebut masih bersifat pendahuluan sehingga perlu didalami dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Saya dapat laporan, tetapi sekarang kan baru laporan pendahuluan. Prinsipnya, ya kita tetap memakai asas praduga tak bersalah,” kata Sunggono di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (11/8/2026).

Advertisement

Bupati Kukar, lanjut dia, juga telah meminta Kepala Diskominfo mendalami persoalan yang melatarbelakangi kejadian. Jika nantinya ditemukan unsur pidana, penanganannya akan diserahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku.

“Tadi Pak Bupati juga mengarahkan kepada Kadis Kominfo, ya didalami dulu permasalahannya seperti apa,” ujarnya.

Sunggono mengaku prihatin karena kebakaran terjadi di ruangan yang disebut sebagai tempat bekerja tenaga kontrak yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut. Ia menegaskan orang yang disebut sebagai terduga pelaku bukan berstatus ASN, melainkan tenaga kontrak.

Advertisement

“Menurut yang disampaikan oleh Pak Kadis, ruangan itu ruangan tempat bekerja yang bersangkutan. Saya sayangkan,” tuturnya.


Di tengah proses pendalaman, Sunggono meminta persoalan yang muncul di lingkungan kerja tidak berkembang menjadi tindakan pribadi. Menurutnya, baik ASN maupun tenaga non-ASN memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan melalui komunikasi.

“Intinya kita prihatin juga. Kami berharap teman-teman ASN yang lain atau juga mungkin ini kan teman-teman honor, kalau ada permasalahan, ya bisa kita baik-baik. Kita kan enggak menutup pintu, enggak menutup komunikasi,” ucapnya.

Sunggono mengaku selama ini terbuka menerima tenaga honorer yang memiliki persoalan dengan organisasi perangkat daerah (OPD), pegawai maupun kepala OPD. Menurutnya, jalur komunikasi dapat digunakan sebelum persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wajib Belajar Prasekolah 1 Tahun di Kukar, Bunda PAUD Minta Desa Jemput Bola

Wajib Belajar Prasekolah 1 Tahun di Kukar, Bunda PAUD Minta Desa Jemput Bola

Publikasi dan Sosialisasi Strategi Pelaksanaan Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah Tahun 2026 di Pendopo Odah Etam (Elmo/Prokal.co)

Dukung Operasi Patuh Mahakam, Dishub Kukar Siapkan Personel hingga Pemeriksa Kelaikan Kendaraan

Dukung Operasi Patuh Mahakam, Dishub Kukar Siapkan Personel hingga Pemeriksa Kelaikan Kendaraan

Kadishub Kukar Ahmad Junaidi mendampingi Kapolres AKBP Khairul Basyar dan Dandim Letkol Arm Benny Budiman saat apel Operasi Patuh Mahakam (E

Operasi Patuh Mahakam 2026 di Kukar Hingga 8 November, Lima Wilayah Rawan Kecelakaan Jadi Prioritas

Operasi Patuh Mahakam 2026 di Kukar Hingga 8 November, Lima Wilayah Rawan Kecelakaan Jadi Prioritas

gelar pasukan Operasi Patuh Mahakam 2026 yang dipimpin Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar (Istimewa)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer