Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bersama Mahasiswa MAP Unmul, Aulia Ungkap Siasat Jaga Pelayanan Publik Kukar di Tengah Keterbatasan

E
Kuliah Umum Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama mahasiswa Magister Administrasi Publik Fisip Unmul (Elmo/Prokal.co)
Kuliah Umum Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama mahasiswa Magister Administrasi Publik Fisip Unmul (Elmo/Prokal.co)

Advertisement

PROKAL.CO, SAMARINDA – Keterbatasan fiskal menuntut pemerintah daerah lebih cermat menentukan prioritas belanja. Bagi Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri, efisiensi anggaran harus dilakukan tanpa mengganggu pelayanan publik dan memastikan masyarakat tetap merasakan kehadiran pemerintah.

Strategi itu disampaikan Aulia saat menjadi dosen tamu dalam kuliah umum Magister Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman (Unmul), Sabtu (10/10/2026). Mengusung tema “Menjaga Kualitas Pelayanan Publik di Tengah Ruang Fiskal yang Semakin Terbatas”, kegiatan tersebut membahas tantangan pemerintah daerah mempertahankan kualitas layanan ketika kemampuan anggaran semakin terbatas.

Aulia mengungkapkan, salah satu kebijakan yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Kukar adalah tidak mengurangi belanja pegawai. Di sisi lain, pemerintah berupaya mengefisienkan belanja operasi serta mengoptimalkan belanja modal dan belanja barang dan jasa.

Advertisement

“Dalam kondisi keterbatasan fiskal saat ini, ada beberapa kebijakan yang kami lakukan di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Pertama, kami tidak mengurangi sama sekali belanja pegawai,” ujar Aulia.

“Kedua, kami berupaya melakukan efisiensi pada belanja operasi dan mengoptimalkan belanja modal serta belanja barang dan jasa,” lanjutnya.

Bagi pemerintah daerah, tantangannya bukan sekadar menyesuaikan pengeluaran dengan kemampuan keuangan, melainkan memastikan kebijakan efisiensi tidak mengurangi hak masyarakat atas pelayanan. Aulia menegaskan, langkah penghematan harus tetap berorientasi pada keberlangsungan layanan dan manfaat yang dirasakan warga.

Advertisement

“Jadi, kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam rangka efisiensi adalah memastikan pelayanan publik tidak terganggu. Kami juga berupaya agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” tegasnya.

Strategi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Kukar Idaman Terbaik, program pembangunan yang dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus menjaga keberlanjutan berbagai layanan dan program bagi masyarakat.

Aulia menjelaskan, arah pembangunan Kukar tidak hanya bertumpu pada industri ekstraktif, tetapi juga mendorong peralihan menuju sektor non-ekstraktif, terutama pertanian, pariwisata, dan industri hijau berkelanjutan. Penguatan fondasi ekonomi tersebut menjadi salah satu agenda selama masa kepemimpinannya.

“Inti dari Kukar Idaman Terbaik sebenarnya adalah bagaimana kita berusaha membangun fondasi di Kutai Kartanegara untuk peralihan kekuatan ekonomi dari industri ekstraktif ke non-ekstraktif, dengan penguatan pada sektor pertanian, pariwisata, dan industri hijau yang berkelanjutan,” katanya.

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wajib Belajar Prasekolah 1 Tahun di Kukar, Bunda PAUD Minta Desa Jemput Bola

Wajib Belajar Prasekolah 1 Tahun di Kukar, Bunda PAUD Minta Desa Jemput Bola

Publikasi dan Sosialisasi Strategi Pelaksanaan Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah Tahun 2026 di Pendopo Odah Etam (Elmo/Prokal.co)

Dukung Operasi Patuh Mahakam, Dishub Kukar Siapkan Personel hingga Pemeriksa Kelaikan Kendaraan

Dukung Operasi Patuh Mahakam, Dishub Kukar Siapkan Personel hingga Pemeriksa Kelaikan Kendaraan

Kadishub Kukar Ahmad Junaidi mendampingi Kapolres AKBP Khairul Basyar dan Dandim Letkol Arm Benny Budiman saat apel Operasi Patuh Mahakam (E

Operasi Patuh Mahakam 2026 di Kukar Hingga 8 November, Lima Wilayah Rawan Kecelakaan Jadi Prioritas

Operasi Patuh Mahakam 2026 di Kukar Hingga 8 November, Lima Wilayah Rawan Kecelakaan Jadi Prioritas

gelar pasukan Operasi Patuh Mahakam 2026 yang dipimpin Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar (Istimewa)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer